LAHAT — Sebanyak 144 siswa baru kelas 7 SMPN 8 Lahat menerima bantuan seragam sekolah putih biru secara gratis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat. Penyaluran dilakukan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan diserahkan langsung oleh pihak sekolah, Jumat (21/8/2026).
Kepala SMPN 8 Lahat, Yudi Markos SPd MM, mengonfirmasi bahwa seluruh siswa kelas 7 telah menerima paket seragam bantuan tersebut. "Alhamdulillah, siswa Kelas 7 telah menerima semuanya pakaian seragam bantuan dari Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE dan Wakil Bupati (Wabup), Widia Ningsih SH MH," ujarnya.
Yudi menjelaskan, program ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa yang baru masuk pada tahun ajaran 2026/2027. Bantuan seragam ini dinilai membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak mereka.
"Perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan para peserta didik, khususnya dalam mendukung kelengkapan perlengkapan sekolah," ungkap dirinya.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Lahat beserta jajaran Disdikbud atas perhatian yang diberikan kepada para siswa. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lahat, khususnya instansi telah memberikan bantuan seragam kepada siswa-siswi SMPN 8 Lahat," imbau Yudi Markos.
Dengan adanya seragam baru ini, diharapkan para siswa dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan lebih nyaman dan percaya diri. Yudi juga berharap bantuan ini mampu meningkatkan semangat siswa dalam menuntut ilmu serta terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
"Dengan adanya bantuan seragam ini, para siswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan pembelajaran, dengan lebih nyaman dan percaya diri serta terus meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik," beber dirinya.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen kepemimpinan Bursah Zarnubi dan Widia Ningsih dalam memprioritaskan sektor pendidikan di Kabupaten Lahat. Bantuan seragam gratis diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, sehingga semakin menunjang proses belajar mengajar dan meringankan beban ekonomi masyarakat.