Pencarian

ISPU Tembus 180 di PALI, DLHP Sumsel Sebut Kualitas Udara 5 Kabupaten Kota Masuk Kategori Peringatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:16:31 WIB
ISPU Tembus 180 di PALI, DLHP Sumsel Sebut Kualitas Udara 5 Kabupaten Kota Masuk Kategori Peringatan
Kabut asap tipis menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Selatan, dengan nilai ISPU di lima kabupaten dan kota masuk kategori peringatan.

PALEMBANG — Kabut asap tipis mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan pada waktu-waktu tertentu. Kondisi ini memicu peningkatan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang kini telah menembus ambang batas normal di lima kabupaten dan kota.

Berdasarkan data pemantauan DLHP Sumsel, selain PALI yang mencatat angka 180, Kabupaten Ogan Ilir berada di level 166, disusul Musi Rawas 159, Kota Palembang 141, dan Kota Prabumulih 140.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran DLHP Sumsel, Idrus Salam, menyebut angka tersebut sudah masuk tahap peringatan atau warning. "Kalau berdasarkan data yang ada, itu sudah memasuki warning. Tapi memang belum sampai terlalu parah," katanya di Palembang, Jumat.

Pembatasan Aktivitas Baru Diterapkan Jika ISPU Capai 301

Meski status peringatan telah berlaku di sejumlah daerah, DLHP Sumsel memastikan belum ada kebijakan yang membatasi aktivitas masyarakat secara besar-besaran. Kebijakan meliburkan sekolah maupun pekerja baru akan dipertimbangkan pemerintah jika nilai ISPU sudah menembus kategori berbahaya.

"Pembatasan aktivitas baru akan menjadi pertimbangan jika nilai ISPU sudah memasuki kategori berbahaya, yaitu mencapai 301 atau lebih," ujar Idrus.

Saat ini, pihaknya masih terus memantau perkembangan titik panas dan kualitas udara secara berkala sebagai langkah antisipasi meluasnya dampak karhutla.

Warga dengan Asma Diminta Hindari Aktivitas di Luar Rumah

DLHP Sumsel mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk mengurangi aktivitas di ruang terbuka apabila kabut asap mulai memekat. Imbauan ini ditujukan khususnya bagi warga yang memiliki riwayat gangguan saluran pernapasan.

"Untuk masyarakat yang sudah ada penyakit asma, itu lebih baik menghindari aktivitas di luar rumah agar nanti tidak mengakibatkan kesehatan terganggu," kata Idrus.

Langkah antisipasi mandiri seperti menggunakan masker saat beraktivitas juga disarankan untuk meminimalkan risiko paparan asap yang dapat memperburuk kondisi kesehatan.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks