Vivo X500 Ultra Dikabarkan Rilis Maret-April, Pakai Snapdragon 2nm

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 19:04:02 WIB
Vivo X500 Ultra dikabarkan meluncur di China pada Maret-April tahun depan dengan chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 berbasis proses 2nm.

SUMATERA SELATAN — Vivo X500 Ultra disebut bakal meluncur di China pada Maret-April tahun depan dengan chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 berbasis proses 2nm. Ponsel ini dikabarkan jadi model pertama di lini X500 yang memakai SoC Qualcomm, sementara X500 Pro Max mengandalkan MediaTek Dimensity 9600 Pro. Layar 6,85 inci LTPO BOE beresolusi "2K+" dan refresh rate 144Hz jadi daya tarik utamanya.

Informasi soal jadwal peluncuran Vivo X500 Ultra datang dari seorang tipster yang membocorkan sejumlah spesifikasi kunci perangkat. Bocoran menyebut ponsel ini akan dijual di pasar China pada rentang Maret hingga April tahun depan, bukan dalam waktu dekat.

Yang paling menonjol, Vivo X500 Ultra dirumorkan mengusung Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dari Qualcomm. Chipset ini dibangun di atas proses manufaktur 2nm, generasi yang lebih maju dibanding node 3nm yang dipakai chip flagship saat ini.

Spesifikasi yang Dibocorkan

  • Chipset: Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 (Qualcomm), proses 2nm
  • CPU: dua prime core dengan clock speed puncak hingga 5GHz
  • Layar: 6,85 inci LTPO BOE, resolusi "2K+", refresh rate hingga 144Hz
  • Desain: bezel relatif tipis dengan sudut membulat

Angka 5GHz pada dua prime core jadi salah satu klaim paling agresif di bocoran ini. Sebagai gambaran, chip flagship Qualcomm generasi sebelumnya masih berkutat di kisaran 4,3-4,5GHz untuk inti utamanya.

Posisi di Lini X500

Vivo X500 Ultra disebut menjadi ponsel pertama dalam jajaran X500 yang memakai chip Snapdragon. Model lain, yakni Vivo X500 Pro Max, dikabarkan mengandalkan MediaTek Dimensity 9600 Pro sebagai otaknya.

Pemisahan platform chip seperti ini bukan hal baru di lini X-series Vivo. Strategi tersebut memungkinkan brand menempatkan varian Ultra sebagai model paling performa-oriented, sementara varian Pro Max bermain di efisiensi daya dan fitur kamera.

Layar dan Desain

Panel 6,85 inci LTPO BOE disebut mendukung resolusi "2K+" dan refresh rate adaptif hingga 144Hz. Teknologi LTPO memungkinkan layar menurunkan refresh rate secara otomatis saat menampilkan konten statis, sehingga konsumsi daya lebih hemat.

Bocoran juga menyebut bezel layar tergolong tipis dengan sudut membulat. Sayangnya, belum ada informasi soal kamera, kapasitas baterai, kecepatan pengisian daya, maupun varian RAM dan storage.

Harga dan Ketersediaan

Belum ada bocoran harga untuk Vivo X500 Ultra. Jadwal Maret-April tahun depan juga baru berlaku untuk pasar China, belum ada indikasi apakah perangkat ini akan masuk Indonesia.

Sebagai catatan, Vivo biasanya merilis varian Ultra lebih dulu di negaranya sendiri sebelum memperluas ke pasar global. Rentang waktu antara peluncuran China dan ketersediaan internasional umumnya berkisar beberapa bulan.

Ponsel ini paling masuk akal dinantikan pengguna yang mengejar performa puncak dan layar refresh rate tinggi dalam satu perangkat. Untuk pembeli yang butuh HP baru dalam waktu dekat, bocoran ini belum cukup jadi alasan menunda, karena jadwal rilisnya masih setengah tahun lebih.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: gadgets360.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top