Pencarian

Amankan May Day, Polda Sumsel Kerahkan 3.432 Personel Jaga Iklim Investasi

Jumat, 01 Mei 2026 • 12:29:53 WIB
Amankan May Day, Polda Sumsel Kerahkan 3.432 Personel Jaga Iklim Investasi
Ribuan personel Polda Sumatera Selatan dikerahkan untuk pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional 2026.

PALEMBANG - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menyiagakan ribuan personel gabungan dalam rangka pengamanan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Sumatera Selatan tetap terjaga, sehingga aspirasi para buruh dapat tersampaikan dengan aman dan tertib.

Apel Siaga pengamanan ini dipusatkan di Mapolda Sumatera Selatan, Palembang, pada Jumat (1/5/2026). Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Sumatera Selatan. Selain untuk mengecek kesiapan fisik personel, apel ini bertujuan untuk memetakan potensi kerawanan di lapangan serta memastikan koordinasi antar-unsur pengamanan berjalan optimal.

Rincian Kekuatan Personel dan Sinergi Lintas Instansi

Dalam operasi pengamanan May Day kali ini, sebanyak 3.432 personel kepolisian diterjunkan ke berbagai titik strategis. Kekuatan tersebut terdiri dari 664 personel dari Polda Sumatera Selatan dan 2.768 personel yang berasal dari Polrestabes Palembang serta jajaran Polres di berbagai kabupaten/kota. Pengerahan personel ini disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan konsentrasi massa di masing-masing wilayah.

Selain kekuatan internal Polri, pengamanan ini juga diperkuat oleh dukungan dari berbagai instansi terkait. Sebanyak 800 personel TNI disiagakan untuk membantu menjaga stabilitas, ditambah dengan 200 personel dari pemerintah daerah serta stakeholder terkait lainnya. Sinergi lintas sektoral ini menunjukkan keseriusan negara dalam memberikan perlindungan bagi seluruh elemen masyarakat selama peringatan Hari Buruh berlangsung.

Langkah pengamanan masif ini merupakan implementasi dari kebijakan Polri Presisi. Fokus utamanya adalah menghadirkan negara di tengah masyarakat untuk memberikan pengayoman. Selain menjaga ketertiban umum, pengamanan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi di daerah.

Pendekatan Humanis dan Penjagaan Titik Strategis

Seluruh personel yang bertugas telah ditempatkan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa buruh. Polda Sumatera Selatan menekankan bahwa pola pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis. Hal ini bertujuan agar seluruh rangkaian penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan sejuk tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya.

Karoops Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengawal hak konstitusional setiap warga negara. Pihaknya memastikan bahwa kepolisian akan berdiri di tengah untuk menjamin keamanan semua pihak yang terlibat.

“Polda Sumsel bersama instansi terkait berkomitmen mengawal penyampaian aspirasi para buruh agar berjalan dengan aman, tertib, dan sejuk tanpa gangguan kamtibmas,” tegas Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan pengamanan.

Menjaga Stabilitas Keamanan dan Iklim Investasi Daerah

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa pelayanan humanis menjadi prioritas utama kepolisian dalam menghadapi massa. Menurutnya, stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan merupakan kunci utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional, terutama dalam menjaga kepercayaan investor.

“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Stabilitas keamanan menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional dan menjaga iklim investasi di Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya. Ia menilai bahwa suasana yang damai akan memberikan citra positif bagi Sumatera Selatan sebagai daerah yang ramah terhadap investasi.

Melalui sinergi yang kuat antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat, Polda Sumatera Selatan optimis peringatan May Day 2026 dapat berlangsung damai. Hal ini diharapkan menjadi cerminan kematangan demokrasi yang sehat di Bumi Sriwijaya, di mana hak buruh dihargai dan ketertiban umum tetap dijunjung tinggi.

Sebagai penutup, Polda Sumatera Selatan mengimbau seluruh elemen buruh dan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Komunikasi yang konstruktif antara massa aksi dan petugas di lapangan diharapkan terus dikedepankan demi terciptanya situasi kamtibmas yang harmonis di wilayah Sumatera Selatan.

Bagikan
Sumber: ampuhnews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks