Pencarian

PSG Protes Ruang Ganti Terlalu Sempit di Red Bull Arena, UEFA Tambah Satu Ruangan Khusus

Rabu, 12 Agustus 2026 • 04:06:01 WIB
PSG Protes Ruang Ganti Terlalu Sempit di Red Bull Arena, UEFA Tambah Satu Ruangan Khusus
UEFA menambah satu ruangan khusus untuk PSG di Red Bull Arena sebagai respons atas keluhan ruang ganti yang terlalu sempit.

SUMATERA SELATAN — PSG merasa diperlakukan tidak adil sejak awal. Klub asuhan Luis Enrique itu mendapat ruang ganti tim tamu, sementara Aston Villa yang berstatus juara Liga Europa menempati ruang ganti utama kandang Red Bull Salzburg. Ukuran ruangan yang tidak seimbang ini menjadi keluhan utama yang disampaikan langsung oleh perwakilan PSG dalam pertemuan pra-pertandingan pada Senin (11/8). Luas Ruang Ganti Disebut Tidak Seimbang dengan Aston Villa

Sumber BBC Sport menyebut, PSG bersikeras ingin memiliki ruang ganti dengan ukuran yang sama dengan Aston Villa. Terlebih, mereka adalah juara bertahan Piala Super Eropa setelah mengalahkan Tottenham lewat adu penalti musim lalu. Ketimpangan fasilitas ini dinilai mengganggu kesiapan tim.

UEFA pun merespons cepat. Mereka mengalokasikan satu ruangan tambahan yang biasanya digunakan untuk ofisial pertandingan. Ruangan ekstra itu kini diserahkan kepada PSG untuk menambah ruang gerak para pemain. Yang menarik, tidak ada ofisial yang dipindahkan untuk mengakomodasi permintaan juara Liga Champions 2025 itu. Skuad PSG Bawa 20 Pemain, Ada Target Liverpool

Untuk laga nanti, PSG membawa 20 pemain. Beberapa nama menarik perhatian, termasuk Bradley Barcola yang santer dikaitkan dengan Liverpool, gelandang Vitinha, serta Lucas Digne yang baru bergabung dari Aston Villa pada Minggu (10/8). Kehadiran Digne langsung menjadi sorotan karena ia akan langsung berhadapan dengan mantan klubnya.

Dari sisi performa, PSG datang dengan status juara bertahan Liga Champions setelah menaklukkan Arsenal di final Mei lalu. Sementara itu, Aston Villa justru mencatat sejarah tersendiri. Ini adalah penampilan perdana mereka di Piala Super Eropa sejak 1982. Emery Incar Trofi Kedua Beruntun

Di balik layar, laga ini juga menjadi ajang reuni bagi Unai Emery. Pelatih Aston Villa itu sebelumnya pernah menangani PSG pada 2016-2018. Namun, fokusnya kini tertuju pada misi membawa The Villans meraih trofi Eropa kedua secara beruntun. Sebelumnya, Emery sukses memutus puasa gelar Aston Villa selama 30 tahun dengan memenangkan Liga Europa usai mengalahkan Freiburg di Istanbul.

Pertandingan Piala Super Eropa 2025 ini akan menjadi ujian pertama musim baru bagi kedua tim. PSG ingin mempertahankan dominasi, sementara Aston Villa berambisi menciptakan kejutan di panggung Eropa.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks