Pencarian

Penasihat PWI Ogan Ilir Soroti Kemacetan Wisuda Unsri Indralaya, Ini Usulan untuk Petugas dan Akses Jalan

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:19:02 WIB
Penasihat PWI Ogan Ilir Soroti Kemacetan Wisuda Unsri Indralaya, Ini Usulan untuk Petugas dan Akses Jalan
Penasihat PWI Ogan Ilir, Gusti M. Ali, menyoroti kemacetan lalu lintas saat wisuda di Unsri Indralaya, Sabtu (22/8/2026).

OGAN ILIR — Penasihat Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir periode 2026–2029, Gusti M. Ali, mendorong Universitas Sriwijaya (Unsri) Kampus Indralaya mengevaluasi sistem pengaturan lalu lintas saat hari wisuda. Masukan ini disampaikan pada Sabtu (22/8/2026) menyusul keluhan yang kerap muncul dari orang tua dan keluarga mahasiswa setiap gelaran wisuda digelar.

Menurut Gusti, persoalan utama bukan hanya pada volume kendaraan yang meningkat, melainkan juga belum optimalnya manajemen arus lalu lintas di dalam dan sekitar kawasan kampus. Ia menyebut penanda arah yang minim kerap membuat pengemudi kebingungan mencari jalur keluar-masuk, sehingga antrean kendaraan tak terhindarkan.

Pintu Alternatif Belum Difungsikan Maksimal

Gusti menilai Unsri sebenarnya memiliki infrastruktur yang memadai, termasuk sejumlah pintu masuk dan keluar. Hanya saja, akses alternatif tersebut belum difungsikan secara maksimal untuk mengurai kepadatan di gerbang utama.

“Mohon izin memberikan koreksi dan solusi untuk Unsri Indralaya. Mengingat sejak dahulu hingga sekarang, setiap kegiatan wisuda mahasiswa Unsri Indralaya sering terjadi kemacetan panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, penempatan petugas pengatur lalu lintas juga dinilai masih terkonsentrasi di satu titik. Padahal, titik rawan kepadatan justru tersebar di beberapa ruas jalan menuju lokasi wisuda.

Koordinasi dengan Polres dan Pendekatan Humanis

Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah, Gusti merekomendasikan pihak kampus menjalin koordinasi rutin dengan Polres Ogan Ilir. Kerja sama ini dinilai penting untuk menyusun skema rekayasa lalu lintas yang lebih terstruktur setiap kali wisuda digelar.

“Perlu dipasang tanda atau petunjuk arah jalan yang jelas sehingga pengemudi mengetahui jalur yang harus dilalui. Petugas lalu lintas juga sebaiknya ditempatkan di beberapa titik strategis, tidak hanya menumpuk di satu tempat,” katanya.

Selain aspek teknis, ia berharap petugas di lapangan mengedepankan pendekatan humanis. Sebab, para tamu dan keluarga wisudawan datang dari berbagai daerah dengan latar belakang berbeda, sehingga pelayanan yang ramah akan memberikan kesan positif bagi mereka.

Harapan untuk Wisuda Mendatang

Gusti menegaskan bahwa kelancaran lalu lintas bukan hanya soal kenyamanan warga kampus, tetapi juga citra Unsri sebagai institusi pendidikan besar di Sumatera Selatan. Ia optimistis kemacetan bisa diminimalkan jika pengelolaan dilakukan dengan baik.

“Kita tentu bangga jika sekelas Unsri Indralaya dapat mengelola arus lalu lintas dengan baik. Infrastruktur jalan sudah cukup tersedia, tinggal bagaimana difungsikan secara terstruktur dan didukung pengaturan lalu lintas yang baik,” ujarnya.

“Harapan kita, suasana kemacetan panjang tidak lagi menjadi momok dan sumber kekesalan bagi para pengantar maupun orang tua wisudawan dan wisudawati Unsri Indralaya,” tutupnya.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halopos.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks