Pencarian

BPS Sumsel Jelaskan Desil 1 Bukan Patokan Kemiskinan Daerah, Ini Kriteria dan Jadwal Perbaruan Datanya

Jumat, 04 September 2026 • 07:47:02 WIB
BPS Sumsel Jelaskan Desil 1 Bukan Patokan Kemiskinan Daerah, Ini Kriteria dan Jadwal Perbaruan Datanya
BPS Sumsel menegaskan Desil 1 merupakan standar nasional, bukan patokan kemiskinan daerah.

PALEMBANG — BPS Sumatera Selatan angkat bicara soal penetapan Desil 1 yang selama ini kerap dipertanyakan warga. Dalam siaran interaktif Halo RRI Palembang, Statistisi Madya BPS Sumsel, Zahira, menjelaskan bahwa status tersebut tidak bisa disamakan dengan ukuran kemiskinan lokal karena menggunakan standar nasional.

Penjelasan ini menjawab pertanyaan Joni, pendengar dari Empat Lawang, yang melaporkan adanya ketidaksesuaian antara data desil dan fakta kesejahteraan yang ia lihat di lingkungannya. BPS menegaskan data yang dirilis merupakan potret posisi relatif setiap keluarga di tengah 10 kelompok masyarakat Indonesia.

Desil 1: 10 Persen Keluarga Paling Bawah di Indonesia

Zahira mengatakan, desil adalah pembagian peringkat yang membagi seluruh keluarga di Indonesia ke dalam sepuluh kelompok sama besar. Kelompok paling bawah, atau Desil 1, berisi 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah secara nasional.

“Orang yang berada di Desil 1 itu dianggap 10 persen terbawah dari seluruh keluarga di Indonesia yang memiliki tingkat kesejahteraan paling rendah. Tolak ukurnya bukan hanya di Palembang atau Sumatera Selatan, tetapi mencakup seluruh Indonesia,” ucap Zahira.

Artinya, kondisi masyarakat di Sumatera Selatan dibandingkan langsung dengan keluarga di Jawa, Kalimantan, hingga Indonesia bagian timur. Keluarga yang masuk Desil 1 dan Desil 2 menjadi prioritas utama penerima bantuan pemerintah.

7 Kriteria yang Dinilai, Bukan Cuma Soal Penghasilan

Penetapan posisi desil tidak hanya melihat besar kecilnya pendapatan. BPS menggunakan sejumlah variabel sosial-ekonomi untuk memotret kondisi riil sebuah keluarga.

Variabel tersebut mencakup jumlah anggota keluarga, karakteristik atau kondisi tempat tinggal, tingkat pendidikan yang ditamatkan, status pekerjaan, kondisi kesehatan, hingga disabilitas. Kepemilikan aset rumah tangga seperti kendaraan, tanah, atau hewan ternak juga ikut menjadi bahan pertimbangan.

Gabungan dari faktor-faktor inilah yang menentukan apakah sebuah keluarga masuk kelompok 10 persen bawah, menengah, atau atas.

Posisi Bisa Naik-Turun, Data Bukan Vonis Permanen

Zahira menegaskan, status desil bersifat relatif dan bisa berubah sewaktu-waktu. Jika kondisi ekonomi keluarga membaik, posisinya otomatis bergeser ke kelompok di atasnya.

Sebaliknya, keluarga yang sebelumnya berada di Desil 3 bisa melorot ke Desil 2 atau Desil 1 ketika mengalami penurunan kemampuan finansial. Pergeseran ini terjadi karena BPS melakukan pemeringkatan ulang secara nasional. Karena itu, perubahan kesejahteraan keluarga di daerah lain pun bisa mengerek atau menurunkan peringkat keluarga di Sumatera Selatan.

Kapan Data Desil Diperbarui?

Terkait data sensus yang baru saja tuntas dikerjakan, Zahira meluruskan bahwa hasil sensus tersebut belum dipakai untuk mengubah posisi desil masyarakat saat ini.

Data sensus masih dalam tahap pengolahan. Rencananya, pembaruan data kesejahteraan akan mulai diluncurkan pada Januari 2027, tepatnya di Triwulan I 2027.

Program Halo RRI sendiri menjadi wadah warga untuk mempertanyakan layanan publik. Siaran interaktif ini digelar setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 09.00-10.00 WIB di PRO 1 Palembang, dan dapat diikuti melalui telepon maupun WhatsApp.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks