SUMATERA SELATAN — Kontingen Indonesia menurunkan wakil di 14 nomor final Asian Games 2026 pada hari kelima, Kamis (24/9), dengan peluang emas terbesar datang dari rowing, menembak, dan bulu tangkis beregu putra. Tim Merah Putih masih menunggu medali emas pertama dan tertinggal dari Thailand, Vietnam, Malaysia, Myanmar, hingga Singapura yang sudah lebih dulu membuka rekening emas.
Nagaragawa International Regatta Course menjadi lintasan pertama yang berpeluang memecah kebuntuan. Febrian dan Memo turun di final double sculls putra pukul 07:00 WIB, disusul Asuhan Pattiha/Ferdiansyah di final pair putra pukul 08:20 WIB.
Dari cabang menembak, tim beregu putra 10 meter berlaga di General Shooting Gallery pukul 07:45 WIB. Nomor ini menyimpan kans emas kedua bagi Indonesia jika rowing gagal membuka jalan.
Vara Sefti Rahmadani dan Dua Final Kano di Pagi Hari
Cabang bersepeda gunung menempatkan Vara Sefti Rahmadani di final cross country putri, Obata Ryokuchi Park, pukul 09:00 WIB. Sementara kano mengirim dua wakil sekaligus.
Herlin Aprilin Lali tampil di final kano tunggal putri 200m, Miyoshi Lake Canoe Course, pukul 09:30 WIB. Pasangan Rudiansyah/Muh Burhan menyusul di final kano ganda 500m putra pukul 10:00 WIB.
Ricko Saputra dan Eko Yuli Irawan di Panggung Angkat Besi
Angkat besi tetap jadi andalan tradisional Indonesia. Ricko Saputra berlaga di final 60kg putra, Nagoya City Trade and Industry Center, pukul 11:30 WIB.
Eko Yuli Irawan, peraih emas Asian Games 2018, kembali tampil di final 65kg putra pukul 15:00 WIB. Kehadiran Eko memberi bobot pengalaman pada sektor yang kerap menyumbang medali bagi kontingen.
Rowing Kembali Turun pada Siang hingga Sore
Sejumlah final rowing lain menanti setelah tengah hari. Mutiara Rahma Putri tampil di final single sculls putri pukul 12:10 WIB.
Rafiq Wijdan Yasir/Ali Mardiansyah turun di final lightweight double sculls putra pukul 13:30 WIB. Tim Indonesia lalu berlaga di final quadruple sculls putra pukul 14:30 WIB dan final four putra pukul 14:50 WIB.
Final Bulu Tangkis Beregu Putra Lawan China
Partai paling dinanti publik Indonesia adalah final beregu putra cabang bulu tangkis. Indonesia menghadapi China di Ichinomiya City Municipal Gymnasium pukul 14:00 WIB.
Duel ini menjadi ujian terberat hari kelima. China tampil sebagai kekuatan utama bulu tangkis Asia, sementara Indonesia menargetkan emas dari sektor beregu.
Maria Natalia Londa Menutup Hari di Lompat Jangkit
Atlet atletik putri Maria Natalia Londa berlomba di final lompat jangkit, Nagoya City Mizuho Park Athletic, pukul 17:44 WIB. Nomor ini menjadi penutup rangkaian final Indonesia pada hari kelima.
Dengan 14 final yang tersebar dari pagi hingga sore, hari kelima menjadi peluang terbesar Indonesia memecah kebuntuan emas sekaligus mengejar ketertinggalan dari negara-negara Asia Tenggara lain di klasemen medali Asian Games 2026.