Pencarian

Leo/Daniel Juara Asian Games 2026, Emas Kedua Badminton Indonesia

Kamis, 01 Oktober 2026 • 19:02:31 WIB
Leo/Daniel Juara Asian Games 2026, Emas Kedua Badminton Indonesia
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berfoto dengan medali emas Asian Games 2026.

SUMATERA SELATAN — Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyegel emas Asian Games 2026 setelah menaklukkan Liang Weikeng/Wang Chan lewat drama tiga gim di partai final. Kemenangan ini menjadi emas kedua Tim Badminton Indonesia di ajang tersebut sekaligus melampaui target yang ditetapkan.

Di gim ketiga yang berlangsung menegangkan, Leo/Daniel sempat unggul 18-13 sebelum lawan mengejar hingga 18-17. Tekanan terus datang, tetapi smes Leo yang tak mampu dikembalikan Liang Weikeng mengantar pasangan Indonesia ke match point.

Pada servis yang dipegang Leo, Daniel menutup laga dengan smes telak yang mendarat di lapangan lawan. Poin ke-21 itu memastikan emas Asian Games untuk Leo/Daniel dan Indonesia.

Jawaban atas Keraguan Skuad Badminton Indonesia

Keberhasilan Leo/Daniel menjawab banyak hal sekaligus. Kehadiran mereka di skuad Asian Games 2026 sempat dipertanyakan, terlebih setelah Tim Badminton Indonesia lebih sering menuai kegagalan di berbagai turnamen.

Emas ini menjadi emas kedua Indonesia di nomor badminton Asian Games 2026. Capaian tersebut membuat Indonesia melewati target yang telah ditetapkan untuk ajang ini.

Jalan Panjang Sejak Juara Dunia Junior

Tujuh tahun lalu, Leo/Daniel mencatatkan diri sebagai juara dunia junior setelah Indonesia lama tak memiliki gelar tersebut. Dua tahun berselang, mereka masuk skuad Thomas Cup 2020 yang digelar pada 2021.

Leo/Daniel memenangkan seleksi untuk masuk ke skuad Thomas Cup. Pengalaman itu membuat mereka bermain bersama ganda papan atas Indonesia seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Pada tahun yang sama, Leo/Daniel memenangkan emas SEA Games 2021. Langkah mereka terasa cepat. Pada 2022, mereka menjuarai Singapore Open, disusul Indonesia Masters 2023. Ketika itu, Leo/Daniel diyakini bisa bersaing dalam perburuan tiket Olimpiade Paris 2024.

Pisah Jalan dan Cedera Parah Daniel

Perjalanan Leo/Daniel tak secepat yang dibayangkan. Mereka kesulitan menang di turnamen level Super 750 dan Super 1000. Puncaknya, Leo/Daniel tak lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Kegagalan itu mendorong perubahan di nomor ganda putra. Leo dipasangkan dengan Bagas Maulana, sedangkan Daniel disandingkan dengan Muhammad Shohibul Fikri. Duet Leo/Daniel memulai perjalanan baru dengan tidak lagi berpasangan.

Daniel kemudian mengalami cedera parah di lutut kiri usai tampil di Piala Sudirman 2025. Ia harus menjalani operasi dan butuh waktu panjang untuk kembali ke lapangan. Di sisi lain, Leo/Bagas sempat menembus peringkat 9 dunia dan menjadi runner up All England, meski tak jarang pula merasakan early exit di BWF Tour.

Keputusan Berisiko Antonius Budi Ariantho

Jelang Japan Open dan China Open 2025, titik awal Leo dan Daniel bersatu kembali dimulai. Saat itu, Muhammad Rian Ardianto tak bisa ikut, sehingga pelatih Antonius Budi Ariantho memasangkan Fajar Alfian dengan Fikri yang sedang menunggu proses pemulihan Daniel.

Duet Fajar/Fikri langsung bersaing di papan atas dan dipermanenkan beberapa bulan kemudian. Memasuki 2026, Daniel sembuh dalam kondisi tanpa pasangan, sementara Leo/Bagas belum menunjukkan hasil signifikan.

Antonius, yang membentuk Leo/Daniel di PB Djarum, mengambil keputusan mengembalikan keduanya sebagai pasangan. Langkah itu berisiko karena Leo/Daniel terbukti belum bisa menembus papan atas pada kesempatan pertama.

Merintis Ulang di Turnamen Thailand

Leo dan Daniel kembali berpasangan dan merintis ulang jalan di saat seharusnya mereka sudah menjadi tulang punggung serta andalan. Mereka sempat juara di turnamen pertama di Thailand, tetapi hasil turnamen berikutnya berjalan layaknya roller coaster.

Sampai sebelum Asian Games digelar, Leo/Daniel belum menunjukkan kepantasan penuh sebagai pasangan papan atas. Emas di Asian Games 2026 pun menjadi titik terang yang mengembalikan mereka ke jalan penuh cahaya.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks