SALATIGA — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga tidak hanya diisi oleh personel TNI yang membangun infrastruktur. Di balik pekerjaan fisik di lapangan, puluhan ibu rumah tangga di desa sasaran turun tangan mengangkat pasir dan menyiapkan konsumsi harian bagi para pekerja.
Sejak pagi, mereka bergotong royong di lokasi pengecoran jalan. Selain ikut mengangkut material, peran utama mereka ada di dapur. Dukungan konsumsi yang memadai dinilai penting untuk menjaga stamina personel Satgas dan warga agar tetap optimal menyelesaikan target pembangunan.
Suasana kebersamaan tampak hangat di sela-sela aktivitas memasak. Canda tawa mewarnai kegiatan yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat.
“Kami mungkin tidak ikut mengangkat batu atau mencangkul, tetapi kami ingin memastikan bapak-bapak yang bekerja mendapatkan makanan yang layak agar tetap semangat. Ini adalah bentuk kebersamaan kami,” ujar Ibu Warti, salah satu warga yang terlibat dalam penyediaan konsumsi.
Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga menyampaikan apresiasi atas kepedulian para ibu. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi seluruh personel di lapangan.
Program TMMD memang tidak hanya mengedepankan pembangunan fisik. Semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi sasaran nonfisik yang juga diupayakan. Kehadiran para ibu yang bekerja dengan ikhlas menjadi gambaran bahwa keberhasilan TMMD merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Melalui kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD Reguler Ke-129, diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh dan menjadi budaya yang mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat persatuan antara TNI dan masyarakat. Ketulusan para ibu yang bekerja di balik layar menjadi bukti bahwa setiap peran, sekecil apa pun, memiliki arti besar dalam mewujudkan keberhasilan sebuah pengabdian untuk negara.