UIN Sunan Gunung Djati Bandung Raih Penghargaan Menag atas Opini WTP 2025

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 16:33:31 WIB
Piagam penghargaan dari Menag Nasaruddin Umar diterima UIN Sunan Gunung Djati Bandung atas capaian opini WTP tahun 2025.

SUMATERA SELATAN — UIN Sunan Gunung Djati Bandung menerima piagam penghargaan dari Menteri Agama Nasaruddin Umar atas kepatuhan pelaksanaan anggaran dan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2025. Penghargaan ditandatangani di Jakarta pada 16 Juli 2026, bertepatan dengan upaya Kementerian Agama mempertahankan opini WTP dari BPK selama sepuluh tahun berturut-turut sejak 2016. Capaian ini menempatkan tata kelola keuangan kampus di jalur transparan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan.

Piagam tersebut ditandatangani Menag di Jakarta pada 16 Juli 2026. Isinya berupa apresiasi atas kontribusi aktif UIN Bandung dalam menyokong standar tertinggi Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA).

Apa Arti Predikat WTP bagi Kampus

WTP merupakan standar audit tertinggi yang mengonfirmasi bahwa posisi kas, realisasi anggaran, dan kinerja operasional UIN Bandung telah disajikan secara transparan dan wajar. Penyajian itu mengikuti Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang berlaku.

Capaian ini turut memperkuat keberhasilan Kementerian Agama mempertahankan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama sepuluh tahun berturut-turut sejak 2016.

Dorongan agar Anggaran Berorientasi Program Prioritas

Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menyampaikan pernyataan melalui Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag. Menurutnya, penghargaan ini membuktikan efektivitas sistem pengawasan internal dan terbangunnya budaya akuntabilitas di lingkungan kampus.

"Penghargaan dari Menag ini harus menjadi dorongan bagi seluruh unit kerja untuk semakin disiplin dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pertanggungjawaban anggaran. Pengelolaan dana harus berorientasi pada program prioritas, khususnya mutu tridharma perguruan tinggi dan peningkatan fasilitas akademik," ujar Prof. Tedi, Senin (26/10/2026).

Untuk menjaga komitmen itu, UIN Bandung secara berkala menggelar evaluasi realisasi program dan anggaran. Evaluasi melibatkan pimpinan fakultas, pascasarjana, lembaga, serta unit kerja terkait.

Pesan Menag: WTP Bukan Sekadar Kepatuhan Administratif

Arahan Menag Prof. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa predikat WTP tidak boleh berhenti sebagai kepatuhan administratif semata. Jajarannya diminta menghadirkan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Saat ini tidak cukup hanya meraih WTP. Saya minta jajaran Kemenag menghadirkan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program yang dibuat jangan sekadar seremoni atau proyek mercusuar, melainkan harus didasari empati pada kebutuhan riil publik," tegas Menag.

Bagi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, penghargaan ini mempertegas integritas dalam mengawal keuangan negara. Setiap rupiah anggaran diarahkan agar dikelola secara akuntabel, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: uinsgd.ac.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top