SUMATERA SELATAN — Live Listen di iPhone bukan alat penyadap otomatis, melainkan fitur aksesibilitas untuk membantu pengguna tunarungu mendengar suara di ruangan bising. Namun karena jangkauan Bluetooth 10-15 meter, fitur ini bisa disalahgunakan jika ponsel ditinggal sembarangan. Berikut cara mematikannya.
Pembahasan soal Live Listen mencuat setelah sebuah unggahan di Instagram dari akun @cybersecuritygirl menyorot fitur bawaan Apple yang disebut bisa merekam transkrip percakapan. Penelusuran langsung ke menu pengaturan iPhone menunjukkan tuduhan itu tidak sepenuhnya tepat. Fitur ini sudah ada sejak lama dan dirancang untuk keperluan aksesibilitas, bukan pengawasan diam-diam.
Live Listen adalah alat bantu dengar, bukan spyware. Apple mengembangkannya untuk pengguna tunarungu atau gangguan pendengaran agar iPhone bisa berfungsi sebagai mikrofon jarak jauh yang menyalurkan suara ke AirPods, Beats, atau hearing aid yang kompatibel.
Fungsinya sederhana: menangkap suara lawan bicara di kafe yang ramai atau di ruang kuliah besar, lalu mengirimkannya langsung ke telinga pengguna. Fitur ini tidak membuat transkrip otomatis dan tidak merekam percakapan ke penyimpanan.
Masalah privasi yang benar-benar ada bersifat fisik, bukan digital. Jangkauan Bluetooth Live Listen mencapai 10 sampai 15 meter. Artinya, seseorang bisa meninggalkan iPhone aktif di atas meja dan tetap mendengarkan percakapan dari ruangan sebelah.
Skenario ini butuh akses fisik ke perangkat dan pairing yang sudah aktif sebelumnya. Tidak ada algoritma yang diam-diam menyalakan mikrofon atau mengirim data ke server Apple. Kekhawatiran soal fitur ini mencatat percakapan untuk iklan bertarget tidak berdasar pada cara kerja Live Listen.
Pengguna yang ingin memastikan fitur ini tidak bisa diaktifkan dari jarak jauh bisa menonaktifkannya lewat menu pengaturan. Langkahnya singkat dan tidak perlu aplikasi tambahan.
Setelah Remote Control dimatikan, fitur Live Listen tidak bisa dikendalikan dari perangkat lain. Pengguna tetap bisa mengaktifkannya secara manual jika memang membutuhkan bantuan mendengar di lingkungan bising.
Reaksi berlebihan terhadap fitur aksesibilitas seperti ini sering kali mengaburkan risiko privasi yang lebih nyata. Live Listen tidak berbeda kelasnya dengan mikrofon Bluetooth pada umumnya, yang juga punya batas jangkauan serupa.
Yang lebih penting diperhatikan adalah kebiasaan meninggalkan ponsel dalam keadaan terhubung ke perangkat audio di ruang publik. Mematikan Remote Control adalah langkah wajar, terutama bagi pengguna yang sering bekerja di ruang terbuka atau berbagi meja kerja.
Bagi pengguna tunarungu, fitur ini tetap berguna dan tidak perlu dimatikan total. Cukup pahami batas jangkauannya dan pastikan iPhone tidak tertinggal aktif di tempat yang bisa diakses orang lain.