PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru secara resmi membuka Turnamen Padel Ende Vol. 1 di Ende Padel, Taman Kenten, Palembang, Sabtu (30/5/2026). Ajang yang berlangsung selama dua hari ini diikuti 95 tim dan mendapat sambutan antusias dari komunitas olahraga di provinsi setempat.
Olahraga Sebagai Wadah Kebersamaan
Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan bahwa esensi olahraga bukan sekadar kemenangan. Menurutnya, padel yang tengah berkembang pesat di Sumsel harus menjadi sarana membangun kebersamaan dan pola hidup sehat.
“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama dalam berolahraga. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga kekompakan, mempererat silaturahmi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujar Herman Deru.
Harapan Lahirkan Atlet Nasional
Orang nomor satu di Sumsel itu juga berharap olahraga padel dapat terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kehadirannya di pembukaan turnamen disebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap perkembangan cabang olahraga ini.
Ende Padel: Arena Kompetisi dan Ruang Sosial
Ketua Pelaksana Turnamen Ende Vol. 1 menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur. Ia menjelaskan bahwa Ende Padel tidak hanya dirancang sebagai arena kompetisi, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang sehat bagi masyarakat.
“Kami ingin Ende Padel menjadi rumah sehat bersama, tempat masyarakat dapat berolahraga, bersosialisasi, dan membangun kebersamaan. Terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah hadir. Kami mohon bimbingan serta dukungannya untuk memberikan semangat kepada para padeler yang bertanding,” katanya.
Agenda Rutin untuk Perkuat Jejaring
Melalui penyelenggaraan Ende Vol. 1, para peserta tidak hanya berkompetisi meraih prestasi, tetapi juga memperkuat jejaring persahabatan antarkomunitas olahraga. Turnamen ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mendorong peningkatan prestasi sekaligus menginspirasi masyarakat menerapkan pola hidup aktif dan sehat. (rp)