SUMATERA SELATAN — Insiden ini terjadi di Stadion Odense, Denmark, saat Eriksen tiba-tiba jatuh tanpa kontak dengan pemain lain. Federasi Sepak Bola Denmark (DBU) segera mengonfirmasi bahwa sang gelandang dalam kondisi sadar dan stabil. Ini bukan kali pertama Eriksen mengalami kolaps di tengah pertandingan — pada Euro 2020 lalu, ia mengalami henti jantung saat Denmark melawan Finlandia.
Pacemaker Bereaksi Cepat, Eriksen Langsung Sadar
Dokter tim nasional Denmark, Morten Boesen, menjelaskan bahwa alat pacu jantung atau Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD) yang terpasang di dada Eriksen sejak 2021 bekerja sesuai fungsinya. "Pacemaker merespons sebagaimana mestinya. Ia sempat tidak sadar sebentar, tapi segera pulih dan kami langsung berkomunikasi dengannya," ujar Boesen.
Eriksen langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani serangkaian pemeriksaan guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. "Christian baik-baik saja. Ia meminta saya menyampaikan salam kepada semua pemain dan memberi tahu mereka bahwa ia tidak apa-apa," tambah Boesen.
Rekan Setim Kaget, Tapi Tanggap Darurat Berjalan Cepat
Kapten Denmark Pierre-Emile Hojbjerg, yang juga mantan rekan Eriksen di Tottenham, mengaku syok saat melihat kejadian itu. "Ada lemparan ke dalam, lalu saya menoleh dan melihat Christian jatuh ke tanah. Kami semua langsung paham apa artinya itu," kata Hojbjerg kepada TV2 Denmark.
Hojbjerg memuji respons cepat seluruh pemain dan tim medis di lapangan. "Reaksi semua orang sangat cepat dan penuh rasa hormat. Saya hanya bisa memuji keberanian mereka yang merawat Christian di lapangan," ujarnya.
Para pemain Denmark dan Ukraina segera membentuk lingkaran di sekitar Eriksen saat ia ditangani — persis seperti yang dilakukan lima tahun lalu di Euro 2020. Setelah pertandingan resmi dibatalkan, seluruh pemain dan staf pelatih dari kedua tim berdiri bergandengan tangan membentuk lingkaran, mendengarkan arahan pelatih Denmark Brian Riemer.
Riwayat Jantung dan Perjuangan Eriksen Kembali ke Lapangan
Eriksen dipasangi ICD — alat pacu jantung tipe khusus — usai kolaps di laga Euro 2020 melawan Finlandia pada Juni 2021. Alat inilah yang memungkinkannya kembali bermain sepak bola profesional delapan bulan kemudian bersama Brentford, lalu tiga musim bersama Manchester United, dan akhirnya bergabung dengan Wolfsburg pada musim panas 2025.
Musim 2025-26, Eriksen tercatat tampil dalam 34 pertandingan bersama Wolfsburg di Bundesliga. Laga melawan Ukraina merupakan penampilan internasionalnya yang ke-151. Baik Denmark maupun Ukraina gagal lolos ke Piala Dunia 2026 yang akan dimulai pekan ini.