SUMATERA SELATAN — Partai puncak turnamen bola basket mahasiswa tingkat nasional ini akan berlangsung di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Banten. Seluruh rangkaian pertandingan final dijadwalkan pada 7 hingga 13 Juni 2026.
Dominasi SCU dan UBAYA di Semifinal Putri
SCU melaju ke final setelah menghancurkan UKSW dengan skor telak 67-23 di babak semifinal. Sementara itu, UBAYA sukses mengalahkan tuan rumah UPH dengan skor meyakinkan 81-50 untuk mengamankan tiket ke partai puncak.
Pelatih Tim Putri UBAYA, Wellyanto Pribadi, mengakui kekuatan lawan yang akan dihadapi. “Kami sudah pernah menghadapi mereka di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025. Saat itu, kami cukup beruntung bisa meraih kemenangan karena mereka sangat menyulitkan di sepanjang laga,” ujarnya.
Wellyanto menilai peluang kedua tim saat ini benar-benar berimbang. “Jadi, menurut saya kali ini peluang menjadi juara bagi kedua tim 50-50. Buat tim kami yang terpenting adalah perlu bermain lebih disiplin dan fokus dalam bertahan,” sambungnya.
Kebangkitan Institut Perbanas di Kuartal Akhir
Dari sektor putra, Institut Perbanas menunjukkan mental juara. Mereka sukses membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal di dua kuarter pertama melawan tim tuan rumah UPH, dan akhirnya menutup laga dengan kemenangan 59-50.
Di semifinal lainnya, UKSW juga tampil tangguh dengan mengatasi perlawanan sengit Universitas Surabaya melalui skor akhir 63-55.
Pelatih Tim Putra Institut Perbanas, Zulfahrizal, enggan meremehkan lawan. “Menatap laga final, siapa pun lawannya nanti sudah pernah kami hadapi. Kami hanya perlu fokus ke permainan sendiri untuk lebih disiplin dan menampilkan organisasi permainan baik dalam bertahan mau pun menyerang lebih baik dari hari ini,” tegasnya.
Persaingan dari Empat Regional
Turnamen ini diikuti oleh 10 tim putra dan 8 tim putri dari 13 perguruan tinggi. Mereka sebelumnya bersaing di level regional, yakni Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung yang masing-masing mengirimkan dua tim terbaiknya.
Regional Samarinda mengirimkan satu tim putra terbaik, sementara Regional Jakarta berkontribusi dengan tiga tim putra dan dua tim putri. Kini, hanya tersisa empat tim yang akan memperebutkan gelar juara musim perdana Campus League ini.