Pencarian

4 Zona Musim di Sumatera Selatan Resmi Masuki Musim Kemarau, BMKG Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Selasa, 23 Juni 2026 • 11:11:01 WIB
4 Zona Musim di Sumatera Selatan Resmi Masuki Musim Kemarau, BMKG Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Empat zona musim di Sumatera Selatan resmi memasuki musim kemarau per 20 Juni 2026.

PALEMBANG — Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan Wandayantolis mengungkapkan, berdasarkan analisis data per 20 Juni 2026, kondisi iklim di wilayah ini terbagi menjadi tiga fase. Selain zona yang sudah kering, ada wilayah yang masih dalam fase indikator menuju kemarau dan wilayah yang belum sama sekali memasuki musim kemarau.

Wilayah Mana Saja yang Sudah Kering?

Empat ZOM yang telah memasuki musim kemarau tersebar di sejumlah kabupaten/kota. ZOM 126 meliputi Muara Enim bagian timur, sebagian besar Ogan Ilir, OKI bagian barat, Prabumulih bagian timur, sebagian kecil OKU bagian timur, dan OKU Timur.

ZOM 127 mencakup Banyuasin bagian timur, sebagian besar Palembang, OKI bagian utara, dan sebagian kecil Ogan Ilir bagian utara. Sementara ZOM 130 meliputi Prabumulih bagian barat, sebagian besar Muara Enim dan Lahat bagian timur, sebagian PALI, Musi Banyuasin bagian selatan, Musi Rawas bagian timur, dan OKU bagian utara-barat.

ZOM 131 mencakup seluruh wilayah Musi Rawas Utara, Lubuk Linggau, sebagian besar Musi Rawas, dan Musi Banyuasin bagian barat.

Tujuh ZOM Lain Masih dalam Fase Transisi

Mayoritas wilayah Sumatera Selatan saat ini berada pada fase indikator menuju musim kemarau. Tujuh dari 14 ZOM mengalami penurunan curah hujan di bawah 50 mm per dasarian baru berlangsung selama dua dasarian, sehingga masih perlu dipantau lebih lanjut.

Wilayah tersebut tersebar di sejumlah titik pada ZOM 125, 128, 132, 133, 135, 137, dan 138. Jika tren penurunan berlanjut, zona-zona ini akan segera menyusul memasuki musim kemarau dalam waktu dekat.

Tiga ZOM Masih Basah, OKI Bagian Timur Paling Terakhir

Di sisi lain, tiga ZOM dilaporkan belum memasuki musim kemarau karena penurunan curah hujan di bawah 50 mm baru berjalan satu dasarian. Wilayah itu meliputi ZOM 129 (OKI bagian timur), ZOM 134 (Banyuasin bagian utara dan OKI bagian utara), serta ZOM 136 (OKI bagian selatan).

Imbauan BMKG: Hemat Air dan Jangan Bakar Lahan

Menyikapi perkembangan iklim ini, BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kekeringan. Masyarakat diminta menghemat penggunaan air bersih dan menjaga kesehatan di tengah meningkatnya suhu udara serta polutan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," kata Wandayantolis dalam keterangannya di Palembang, Senin.

Pihak Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan menyatakan akan terus memperbarui informasi cuaca dan iklim secara berkala. Masyarakat diimbau memantau kanal komunikasi resmi BMKG dan mengikuti instruksi dari pemerintah daerah setempat.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks