MUSI RAWAS — Peristiwa mengerikan itu terjadi di wilayah Kungku Seberang, tepatnya di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi. Saat kejadian, Yatana tengah fokus menyemprot rumput di lahannya sebelum tiba-tiba diserang dari arah belakang.
Kapolsek Muara Kelingi, Iptu Nur Hendra, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah menerima laporan dan saat ini sedang memantau kondisi korban yang menjalani perawatan medis.
Kronologi Serangan: Dari Semprotan Rumput ke Cakaran Beruang
Menurut keterangan polisi, Yatana tidak menyadari keberadaan beruang di dekatnya. Satwa tersebut langsung menyerang tanpa peringatan, menyebabkan korban terjatuh dan berusaha melindungi diri.
Serangan beruang itu mengakibatkan luka robek di bagian Pinggang Atas dan Paha Atas sebelah Kanan korban. "Diduga luka tersebut akibat cakaran beruang," jelas Iptu Nur Hendra saat dikonfirmasi.
Kondisi Korban dan Tindak Lanjut
Yatana kini menjalani perawatan intensif untuk memulihkan luka di punggung dan kakinya. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai jenis beruang yang menyerang atau apakah satwa tersebut masih berkeliaran di sekitar lokasi.
Pihak kepolisian setempat mengimbau warga yang beraktivitas di area perkebunan untuk meningkatkan kewaspadaan. "Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau situasi dan memastikan keamanan warga," tambah Kapolsek.
Wilayah Musi Rawas yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan memang kerap menjadi lokasi konflik antara manusia dan satwa liar, termasuk beruang madu. Insiden ini menjadi pengingat bagi petani untuk selalu waspada saat bekerja di dekat habitat satwa liar.