SUMATERA SELATAN — Kekalahan ini menempatkan Indonesia dalam posisi sulit untuk mengunci tiket semifinal lebih awal. Anak asuh John Herdman yang tampil dominan dalam penguasaan bola justru kecolongan dua kali lewat skema yang sama: umpan terobosan ke sisi sayap dan penyelesaian akhir ke tiang dekat yang gagal diantisipasi Nadeo Argawinata.
Gol Cepat Vietnam di Menit Ke-6 Hancurkan Rencana Indonesia
Vietnam hanya butuh enam menit untuk membuka keunggulan. Nguyen Van Vi lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan terobosan di dalam kotak penalti, lalu menceploskan bola ke tiang dekat yang tak mampu dijangkau Nadeo.
Tertinggal satu gol, Indonesia meningkatkan intensitas serangan. Mitchell Baker nyaris menyamakan kedudukan beberapa menit berselang, namun tembakannya dari dalam kotak penalti masih bisa dimentahkan kiper Vietnam.
Menit Ke-15: Garis Pertahanan Tinggi Indonesia Kembali Dihukum
Kebobolan kedua terjadi pada menit ke-15. Bek Vietnam merebut bola dari penguasaan Indonesia, lalu melepaskan umpan jauh yang dikejar Nguyen Hai Long. Berlari dari area pertahanan sendiri, pemain sayap itu melepaskan tembakan ke tiang dekat yang lagi-lagi gagal diantisipasi Nadeo.
Skor 0-2 bertahan hingga turun minum. Statistik mencatat Indonesia lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Vietnam jauh lebih efisien dalam menciptakan peluang berbahaya.
Susunan Pemain dan Tantangan Babak Kedua
John Herdman menurunkan formasi menyerang dengan Eliano Reijnders, Thom Haye, dan Ivar Jenner di lini tengah, serta Mitchell Baker sebagai ujung tombak. Di babak kedua, pelatih asal Inggris itu memiliki banyak opsi di bangku cadangan, termasuk Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, dan Jens Raven.
Indonesia wajib mencetak minimal dua gol di babak kedua untuk menyelamatkan peluang lolos sebagai juara grup. Vietnam diprediksi akan semakin nyaman bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat yang sudah terbukti efektif dua kali menembus pertahanan Nadeo.