Pencarian

Agrinas Palma Nusantara Buka Kemitraan Koperasi untuk Kelola Kebun Sawit di Sumatera Selatan, Ini Skemanya

Jumat, 14 Agustus 2026 • 15:27:31 WIB
Agrinas Palma Nusantara Buka Kemitraan Koperasi untuk Kelola Kebun Sawit di Sumatera Selatan, Ini Skemanya
Koperasi lokal diprioritaskan untuk terlibat dalam pengelolaan kebun sawit PT Agrinas Palma Nusantara di Sumatera Selatan.

MUSI BANYUASIN — PT Agrinas Palma Nusantara (APN) tidak hanya akan menggandeng koperasi sebagai kontraktor lapangan. Dalam skema yang tengah disiapkan, badan usaha milik negara itu membuka ruang bagi koperasi lokal untuk masuk dalam pengelolaan kebun hingga pengembangan plasma sawit.

Direktur Utama APN Mohammad Abdul Ghani menegaskan, perusahaan membutuhkan mitra yang paham karakteristik perkebunan di lapangan. Karena itu, koperasi yang berasal dari masyarakat setempat akan diprioritaskan, terutama yang lokasinya berada di sekitar wilayah pengelolaan APN.

"Kami ingin koperasi dan petani di sekitar wilayah pengelolaan Agrinas Palma Nusantara mendapatkan kesempatan untuk terlibat dan tumbuh bersama," ujar Ghani dalam seminar yang digelar di Musi Banyuasin tersebut.

Peran Koperasi dalam Operasional Harian Perkebunan

Kemitraan ini bukan sekadar wacana. APN menyiapkan sejumlah pekerjaan konkret yang bisa dikerjakan koperasi, mulai dari pemeliharaan kebun, proses panen, hingga pengangkutan hasil perkebunan. Semua mekanisme ini akan diatur dalam perjanjian kemitraan yang mengikuti ketentuan yang berlaku.

Dengan pola ini, APN berharap pengelolaan aset negara tidak hanya dinikmati korporasi, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di tingkat tapak. Koperasi diharapkan menjadi badan usaha yang mampu memberikan manfaat langsung bagi petani, baik yang memiliki kebun sendiri maupun buruh tani di sekitar perkebunan.

Pilot Project Plasma Sawit di Sumatera Utara

Sebagai langkah awal, APN tengah menyiapkan proyek percontohan pengembangan plasma sawit berbasis koperasi di Sumatera Utara. Model ini dirancang dengan pendampingan pengelolaan agar produktivitas kebun masyarakat meningkat dan memiliki standar pengelolaan yang baik.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut kolaborasi ini menjadi momentum transformasi pengelolaan sawit nasional. Menurut dia, koperasi yang terlibat harus memiliki pemahaman terhadap usaha perkebunan sawit dan berada di dekat lokasi yang akan dikerjasamakan.

"Koperasi dapat menjadi badan usaha yang memberikan manfaat langsung bagi petani sawit, baik petani yang memiliki kebun sendiri maupun masyarakat yang berada di sekitar wilayah pengelolaan Agrinas Palma Nusantara," kata Ferry.

PKS Milik KUD Sejahtera Akan Diresmikan

Rangkaian agenda hilirisasi sawit di Musi Banyuasin masih berlanjut. Pada 12 Agustus 2026, dijadwalkan peresmian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik KUD Sejahtera. Keberadaan pabrik ini menjadi simbol bahwa koperasi petani mampu naik kelas dari sekadar budi daya menuju pengolahan hasil perkebunan.

Turut hadir dalam seminar ini Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Direktur Kemitraan dan Plasma APN Seger Budiarjo, serta jajaran direksi dan regional head APN lainnya.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: krsumsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks