PALEMBANG — Sebanyak puluhan putra-putri terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan resmi dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sumatera Selatan. Prosesi pengukuhan berlangsung di Griya Agung, Palembang, Kamis (13/8/2026) malam, dipimpin langsung oleh Gubernur Herman Deru selaku pembina upacara.
Rangkaian pengukuhan berjalan khidmat, ditandai dengan pengucapan ikrar, pembacaan surat keputusan, hingga penyematan lencana dan kendit atau sabuk khusus yang melingkar di pinggang para anggota. Momen ini menjadi penanda bahwa mereka resmi menyandang tugas sebagai pasukan pengibar dan penurun Bendera Pusaka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bukan Sekadar Tugas Seremonial
Herman Deru menegaskan bahwa amanah yang diemban para Paskibraka tahun ini jauh lebih besar dari sekadar sukses menjalankan tugas seremonial di lapangan upacara. Menurutnya, pengalaman seleksi dan pelatihan yang telah dilalui harus menjadi fondasi karakter yang kuat bagi mereka ke depan.
“Menjadi Paskibraka itu bukan hanya sekadar diharapkan sukses menaikkan atau menurunkan bendera, tapi mereka harus menjadi contoh, menjadi teladan bagi sejawatnya,” ujar Herman Deru dalam sambutannya.
Target: Teladan bagi Generasi Muda Sumsel
Gubernur berharap nilai-nilai kedisiplinan dan semangat kebangsaan yang tertanam selama masa pelatihan tidak berhenti pada momentum 17 Agustus. Para anggota Paskibraka diharapkan mampu membawa pengalaman tersebut ke lingkungan masing-masing dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Mereka harus menjadi role model pemuda Sumatera Selatan. Pemuda yang berani,” tegasnya.
Herman Deru juga berpesan agar seluruh anggota dapat melaksanakan amanah pengibaran Bendera Pusaka Tahun 2026 dengan sebaik-baiknya. Semangat juang dan karakter yang telah dibentuk selama proses seleksi diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya menjadi simbol pada saat peringatan kemerdekaan.
Hadir dalam Prosesi Pengukuhan
Prosesi pengukuhan turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan Edward Candra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.