SUMATERA SELATAN — Google baru saja meluncurkan Pixel 11 Pro Fold, penerus lini foldable andalannya yang hadir dengan sejumlah pembaruan desain dan daya tahan. Perangkat ini mencoba menawarkan nilai lebih di tengah gempuran kompetitor yang sudah melesat jauh, dengan hasil akhir yang layak tapi belum cukup memukau.
Desain Lebih Ramping dengan Material Baru
Pixel 11 Pro Fold kini memiliki ketebalan 10,1 mm saat ditutup, menjadikannya foldable tertipis yang pernah dibuat Google. Penyusutan dimensi ini dicapai dengan desain asimetris di mana salah satu sisi bodi lebih tipis dari sisi lainnya, menciptakan tonjolan kecil yang terasa saat perangkat dibuka. Meski terlihat janggal, hal ini tidak mengganggu kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Bagian punggung perangkat kini menggunakan material komposit serat kaca yang diklaim "hampir mustahil retak". Material ini terasa lebih premium daripada plastik biasa, meski secara tekstur berbeda dari kaca frosted pada umumnya. Sementara itu, layar penutupnya dilapisi keramik yang sejauh pengujian terbukti tahan gores, mengatasi masalah umum yang sering terjadi pada generasi sebelumnya.
Performa Layar dan Engsel yang Semakin Matang
Layar eksternal berukuran 6,5 inci kini tampil lebih lega berkat pengurangan bezel dan area engsel. Panelnya mampu mencapai tingkat kecerahan tinggi yang nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung. Layar internal 8,0 inci juga memiliki bezel tipis dengan kualitas panel yang baik, meskipun lipatan layar masih terlihat.
Engsel yang digunakan terasa mulus dan responsif, tanpa bunyi berdecit yang sering ditemui pada foldable generasi awal. Bingkai logamnya kokoh dan memberikan kesan solid saat digenggam. Warna Olive yang disematkan memberikan tampilan subtil namun tetap elegan.
Fitur HiLight: Masih Kurang Berguna
Salah satu fitur baru yang dihadirkan adalah HiLight, sebuah elemen cahaya di sekitar area kamera. Sayangnya, fungsinya saat ini sangat terbatas, hanya sebagai indikator warna kontak dan status asisten Gemini. Fitur ini justru dianggap mengurangi fungsi senter karena posisinya menghalangi cahaya. Google dinilai perlu menambah utilitas nyata pada fitur ini agar lebih bermanfaat.
Daya Tahan dan Sertifikasi IP68
Pixel 11 Pro Fold menjadi satu-satunya foldable mainstream dengan sertifikasi ketahanan debu dan air IP68. Kombinasi material keramik di depan dan komposit serat kaca di belakang menjadi nilai jual utama untuk ketahanan jangka panjang. Namun, masih ada kelemahan struktural yang belum diatasi Google sejak tiga generasi terakhir, meski kemungkinan besar tidak akan dialami oleh pengguna rata-rata.
Kesimpulan: Layak, Tapi Kurang Kompetitif
Pixel 11 Pro Fold adalah perangkat yang solid dengan daya tahan fisik unggul dan layar eksternal yang nyaman. Namun, di tahun 2026, sekadar "cukup baik" tidak lagi cukup. Kompetitor lain telah menghadirkan baterai lebih besar dan layar tanpa lipatan, membuat Pixel 11 Pro Fold tertinggal satu langkah.
Bagi pengguna yang sebelumnya kecewa dengan masalah goresan pada Pixel 9 Pro Fold, ponsel ini menawarkan solusi material yang menjanjikan. Namun, bagi mereka yang mencari foldable dengan inovasi paling mutakhir, perangkat ini mungkin bukan pilihan terdepan.