SUMATERA SELATAN — Danantara Housing Expo 2026 memang dirancang untuk menjawab satu masalah klasik: sulitnya membandingkan pilihan rumah dan skema pembiayaan. Dengan menghadirkan pengembang dan lembaga pembiayaan dalam satu lokasi, masyarakat bisa menghemat waktu dan tenaga.
Satu Lokasi untuk Urusan Rumah
Pameran yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2 itu diikuti lebih dari 130 pengembang, baik BUMN maupun swasta. Total unit yang ditawarkan mencapai 360 ribu lebih, mulai dari rumah subsidi, rumah tapak, apartemen, hingga hunian premium.
Angka itu cukup menjelaskan daya tarik pameran ini. "Danantara Housing Expo dikunjungi kurang lebih 10 ribu orang setiap harinya. Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan masyarakat atas sebuah ekosistem yang menyediakan berbagai pilihan rumah dan promo pembayaran dalam satu lokasi," kata Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dalam keterangan yang dikutip Senin (31/8).
Selain melihat langsung unit yang dipamerkan, pengunjung juga bisa berkonsultasi dengan bank-bank Himbara tentang skema KPR, estimasi cicilan, hingga perlindungan asuransi.
Akad KPR Massal Hingga Edukasi Kepemilikan
DHE 2026 tidak hanya memamerkan model rumah. Ada akad KPR massal yang melibatkan 200 calon pemilik rumah bersama bank-bank Himbara dan sejumlah pengembang. Program ini membantu mempercepat proses pembelian, sekaligus membiasakan masyarakat dengan administrasi kredit.
Pameran juga mengisi ruang dengan edukasi kepemilikan rumah, tenant kuliner, hingga penampilan musisi Indonesia. Menurut Dony, ini semua bagian dari upaya menghadirkan ekosistem perumahan yang lebih terintegrasi. Masyarakat tidak hanya mendapatkan pilihan rumah, tetapi juga bisa mencari informasi pembiayaan dan kebutuhan pendukung lainnya dalam satu lokasi.
Dukungan untuk Program Tiga Juta Rumah
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, yang turut hadir, mengapresiasi penyelenggaraan DHE 2026. Menurutnya, pameran ini memperkuat kolaborasi pemerintah, Danantara Indonesia, perbankan, dan industri perumahan dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah.
"Danantara Housing Expo memberikan kontribusi nyata dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui kolaborasi ekosistem yang lengkap dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Kami juga mengapresiasi penyelenggaraan acara ini yang dikelola secara profesional dan berkualitas. Jika penyelenggaraan perdana saja mampu menunjukkan hasil yang sangat baik, kami optimistis ke depan DHE dapat berkembang lebih besar," ujar Maruarar.
Rencana Perluasan Skala
Ke depan, Danantara Indonesia berencana memperluas skala DHE dengan melibatkan lebih banyak pelaku industri. Penyelenggaraan berikutnya akan diarahkan menjadi one-stop housing expo, sehingga masyarakat dapat menemukan pilihan hunian, pembiayaan, hingga kebutuhan pendukung rumah tangga dalam satu lokasi.
Capaian nilai proyek Rp 2 triliun menjadi modal untuk meyakinkan lebih banyak mitra bergabung. Dony sendiri menilai angka itu menunjukkan potensi kolaborasi yang besar antara pengembang, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.
Bagi masyarakat, DHE menjadi contoh bagaimana pameran perumahan tidak sekadar memamerkan rumah, tetapi juga menyediakan seluruh rangkaian proses kepemilikan dalam satu atap.