PALEMBANG — Kabut asap pekat menutupi langit Kota Palembang sejak pagi. Pantauan kamera pengawas di kawasan Masjid Agung Palembang memperlihatkan suasana buram, dengan bangunan-bangunan tinggi yang biasanya terlihat jelas dari kejauhan kini nyaris tak berbayang.
Jarak pandang pengendara pun berkurang. Warga yang beraktivitas di luar rumah sejak pagi kembali berhadapan dengan udara yang kurang bersahabat.
AQI 178: Angka yang Masih Jauh dari Aman
Meski kabut asap kembali turun, ada sedikit perbaikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Indeks kualitas udara Palembang pagi ini berada di angka 178.
Angka itu masih masuk kategori Tidak Sehat. Artinya, risiko gangguan pernapasan tetap mengintai siapa saja yang terlalu lama terpapar udara luar, terutama kelompok lanjut usia dan warga dengan riwayat penyakit paru.
ISPA Jadi Ancaman Nyata bagi Warga Palembang
Gangguan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) bukan hal baru di musim karhutla. Kelompok lansia menjadi salah satu yang paling rentan.
Namun, ISPA bisa menyerang siapa saja ketika kualitas udara memburuk. Warga yang tetap harus bekerja di luar ruangan, seperti pedagang pasar, ojek daring, dan pekerja konstruksi, menghadapi risiko yang sama.
Karhutla di Sumatera Selatan Jadi Pemicu
Kabut asap yang mengepung Palembang diduga masih berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Asap dari titik-titik api itu terbawa angin ke arah kota.
Kondisi ini bukan sekadar persoalan pemandangan kota yang berubah. Dampaknya langsung terasa pada kesehatan warga dan aktivitas harian di ruang terbuka.
Warga Diminta Batasi Aktivitas Luar Ruangan
Dengan AQI yang masih di kategori Tidak Sehat, warga Palembang disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada pagi hari saat kabut paling pekat. Penggunaan masker tetap diperlukan bagi mereka yang harus beraktivitas di luar.
Kelompok lansia, anak-anak, dan warga dengan penyakit pernapasan kronis perlu lebih waspada. Jika kualitas udara kembali memburuk, risiko ISPA bisa meningkat dalam beberapa hari ke depan.