Pencarian

Kualitas Udara Palembang Pagi Ini di Level Berbahaya, 4 Titik Catat AQI 500-712

Minggu, 18 Oktober 2026 • 06:31:01 WIB
Kualitas Udara Palembang Pagi Ini di Level Berbahaya, 4 Titik Catat AQI 500-712
Kabut asap menyelimuti Palembang pagi ini seiring lonjakan indeks kualitas udara di sejumlah titik pemantauan.

PALEMBANG — Data aplikasi IQAir yang dipantau Minggu pagi menunjukkan kawasan Musi 2 berada di AQI 712, disusul Unsri Bukit Palembang 702, GP Plm 591, dan Demang Lebar Daun 523. Kelima angka itu masuk kategori berbahaya bagi kesehatan. Kawasan Sukarami mencatat AQI 293, lebih rendah namun tetap tergolong sangat tidak sehat.

Kabut asap yang menebal pagi ini berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung di sekitar Palembang dan wilayah Sumatera Selatan. Partikel halus dari asap itulah yang mendorong lonjakan indeks di sejumlah titik pemantauan.

Empat Titik di Atas AQI 500, Apa Artinya bagi Warga

Ambang AQI di atas 500 tergolong ekstrem. Pada level itu, paparan udara luar ruangan dalam waktu singkat sudah berisiko bagi kelompok rentan maupun orang sehat. Lansia, anak-anak, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan kardiovaskular paling perlu dibatasi aktivitasnya di luar rumah.

Warga diimbau menutup pintu dan jendela ketika asap mulai masuk ke dalam rumah. Bagi yang harus beraktivitas di luar, masker yang sesuai dianjurkan untuk menekan paparan partikel halus.

Polutan yang Dibawa Asap Karhutla

Kementerian Kesehatan sebelumnya mengingatkan bahwa asap karhutla mengandung partikel halus PM2.5, karbon monoksida, dan nitrogen dioksida. Ketiga polutan itu dapat memperburuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan asma.

Dampaknya tidak berhenti di saluran napas. Asap juga memicu iritasi mata dan kulit. American Heart Association (AHA) menyoroti kaitan paparan partikel halus dari kebakaran hutan dengan peningkatan risiko gangguan kardiovaskular.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association melaporkan risiko henti jantung di luar rumah sakit naik hingga 70 persen pada kondisi paparan asap kebakaran hutan tertentu. Besaran risiko itu dapat berbeda menurut tingkat paparan dan karakteristik tiap individu.

Yang Perlu Dilakukan Jika Gejala Berat Muncul

Masyarakat Palembang diminta terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengikuti imbauan otoritas terkait. Jika mengalami sesak napas, nyeri dada, atau gejala berat lain, warga disarankan segera mencari pertolongan medis.

Pemantauan berkala atas lima titik IQAir di kota itu menjadi acuan utama warga dalam menentukan apakah aktivitas luar ruangan pagi ini layak dilanjutkan atau ditunda.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumselupdate.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks