EMPAT LAWANG — Sebanyak belasan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Joncik Muhammad. Prosesi berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati, Selasa (12/5/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Empat Lawang Abdul Aziz, perwakilan Dandim 0405/Lahat, Wakil Ketua DPRD Empat Lawang Siswo Pranoto, Sekretaris Daerah Fauzan Khoiri, Kepala BNNK, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Empat Lawang.
Kepala Dinas Wajib Punya Tempat Tinggal di Empat Lawang
Joncik Muhammad meminta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih aktif berada di Kabupaten Empat Lawang. Ia menegaskan bahwa pelayanan pemerintahan tidak akan berjalan maksimal jika pimpinan dinas kerap berada di luar daerah.
“Kepala dinas harus memiliki tempat tinggal yang jelas di Kabupaten Empat Lawang. Jika masih tahap penyesuaian, diperbolehkan sementara ngekos maksimal tiga bulan,” tegasnya dalam sambutan usai pelantikan.
Fokus pada OPD yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat
Bupati juga memberikan perhatian khusus kepada dinas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, OPD tersebut harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
Ia menekankan bahwa promosi dan mutasi jabatan kali ini dilakukan secara profesional dan teliti, disesuaikan dengan kebutuhan organisasi pemerintahan. Joncik meminta seluruh pejabat yang dilantik mampu bekerja disiplin, cepat, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rotasi Berkala untuk Efektivitas Birokrasi
Langkah rotasi dan promosi ini bukan yang pertama kali dilakukan Joncik Muhammad selama menjabat. Kebijakan serupa sebelumnya juga diterapkan untuk menyegarkan struktur birokrasi dan mengisi posisi-posisi strategis di lingkungan Pemkab Empat Lawang.
Pelantikan kali ini diharapkan mampu mendorong percepatan program-program pemerintah daerah, terutama yang menyentuh kebutuhan dasar warga di sektor pelayanan publik, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat.