OGAN ILIR — Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir memberikan apresiasi tinggi terhadap perjalanan panjang Yayasan Nurul Yaqin Tanjung Batu yang telah mengelola pendidikan selama hampir satu abad. Apresiasi itu disampaikan langsung Wakil Bupati H Ardani saat menghadiri Haflah ke-94 yayasan tersebut di Kelurahan Tanjung Batu Timur, Kecamatan Tanjung Batu, Rabu (13/5/2026).
Dalam agenda yang dirangkai dengan pelepasan siswa-siswi dari berbagai jenjang—mulai KB IT, TK IT, SD IT, MDTA, MTs, hingga SMA Tahun Pelajaran 2025/2026—Wabup menekankan pentingnya sistem pendidikan yang efektif.
"Pendidikan yang benar dan efektif, tentu akan melahirkan anak-anak yang kreatif," ujar H Ardani dalam sambutannya.
Santri Mampu Produksi Kemaslahatan untuk Masyarakat
Wabup Ogan Ilir menambahkan, kreativitas yang terbentuk di Yayasan Nurul Yaqin bukan sekadar keterampilan akademik. Lebih dari itu, anak didik didorong untuk berperan aktif dalam memproduksi kemaslahatan yang nyata bagi lingkungan sekitar.
"Apalagi kemaslahatan tersebut mampu menumbuhkan kemanfaatan," lanjutnya di hadapan para pengurus yayasan, tenaga pendidik, dan wali murid.
Pernyataan itu menegaskan bahwa output pendidikan di Tanjung Batu diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kontribusi sosial yang terukur.
Pelepasan Siswa: Ilmu yang Didapat Jadi Bekal Kehidupan
Atas nama Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Wabup menyampaikan selamat kepada para santriwan dan santriwati yang telah menyelesaikan pendidikannya. Prosesi pelepasan itu menandai berakhirnya satu fase belajar sekaligus awal dari pengalaman baru bagi para lulusan.
"Semoga ilmu yang didapat selama mengikuti pembelajaran di sekolah ini, dapat berguna," ucap H Ardani.
Ia juga berharap seluruh pengetahuan yang diperoleh selama di Yayasan Nurul Yaqin menjadi bekal kuat dalam menjalani kehidupan selanjutnya, baik di jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun di tengah masyarakat.
Haflah ke-94 Yayasan Nurul Yaqin Tanjung Batu menjadi penanda bahwa lembaga pendidikan berbasis komunitas ini telah bertahan melintasi zaman. Dengan usia nyaris satu abad, yayasan tersebut terus menjadi salah satu pilar pendidikan di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir.