Pencarian

Desa Tebing Bulang Muba Raih Penghargaan BP3MI Sumsel sebagai Desa Migran Emas Produktif, Ini Manfaatnya bagi Warga

Senin, 18 Mei 2026 • 16:03:10 WIB
Desa Tebing Bulang Muba Raih Penghargaan BP3MI Sumsel sebagai Desa Migran Emas Produktif, Ini Manfaatnya bagi Warga
Kepala Desa Tebing Bulang menerima penghargaan BP3MI Sumsel atas program Desa Migran Emas Produktif.

PALEMBANG — Pemerintah Desa Tebing Bulang, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, berhasil meraih penghargaan dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan. Piagam penghargaan diberikan atas keberhasilan desa tersebut membentuk program Desa Migran Aman dan Sejahtera (Desa Migran Emas) yang dibina langsung oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba.

Piagam tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Tebing Bulang, Arisandi, dari Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah, di Palembang. Penyerahan didampingi oleh Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, dan disaksikan oleh kepala dinas tenaga kerja kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Jaminan Keamanan dan Kesejahteraan bagi PMI Asal Desa

Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah, menjelaskan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepedulian tingkat desa dalam memberikan perlindungan hulu bagi warga negara. Dengan terbentuknya Desa Migran Emas, proses migrasi tenaga kerja bisa dipastikan berjalan secara aman, legal, dan prosedural.

“Desa Tebing Bulang menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah daerah dan desa mampu meminimalkan risiko penempatan non-prosedural sekaligus memaksimalkan potensi kesejahteraan pekerja migran,” ujar Waydinsyah dalam pernyataannya.

Data Terintegrasi untuk Cegah Penempatan Ilegal

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, menambahkan bahwa pembentukan Desa Migran Emas adalah langkah krusial untuk mendata, memetakan, dan melindungi warga yang bekerja di luar negeri. Pihaknya akan mendorong desa-desa lain di Muba yang memiliki warga bekerja sebagai PMI untuk segera membentuk program serupa.

“Tugas kita ke depan adalah menyempurnakan batasan-batasan perlindungan ini, memastikan data terintegrasi dengan baik, sehingga tidak ada lagi celah bagi penempatan ilegal. Kita ingin pekerja migran asal Muba berangkat dengan aman, bekerja dengan tenang, dan pulang dengan sejahtera,” tegas Herryandi.

Melalui program terintegrasi ini, Kabupaten Musi Banyuasin terus memperkuat komitmennya dalam mengawal ketenagakerjaan yang aman dan akuntabel di bawah semangat kedaerahan “Muba Maju Lebih Cepat”.

Bagikan
Sumber: extranews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks