PALEMBANG — Warga Palembang diminta tidak lengah dengan teriknya sinar matahari siang hari. Berdasarkan data pemantauan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, suhu maksimum tercatat 33,4 derajat Celsius pada 17 Mei, lalu melonjak ke 34,8 derajat Celsius sehari kemudian, dan mencapai puncaknya 35,1 derajat Celsius pada 19 Mei 2026.
Penyebab Suhu Panas di Tengah Musim Pancaroba
Kepala BMKG Sumsel Wandayantolis melalui Koordinator Kelompok Kerja Analisis, Diseminasi Informasi dan Edukasi BMKG Sumsel, Nandang Pangaribowo, menjelaskan peningkatan suhu ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer tropis serta fenomena El Nino yang saat ini berada pada kategori lemah.
“Masa transisi musim menyebabkan tutupan awan mulai berkurang. Walaupun tutupan awan mulai berkurang, pola hujan masih fluktuatif dan tetap perlu diwaspadai,” ujar Nandang.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Mengintai
Meski siang terasa gerah, BMKG mengingatkan bahwa Sumsel masih berada dalam fase peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Kondisi ini membuat cuaca sangat dinamis dan berubah-ubah dalam waktu singkat.
Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, mengatakan potensi terbentuknya awan Cumulonimbus (CB) masih cukup tinggi. Awan ini bisa memicu hujan lebat secara tiba-tiba disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam hari.
“Pagi sampai siang hari cuaca terasa panas dan gerah karena minimnya tutupan awan. Namun sore atau malam hari masih berpotensi terjadi hujan disertai angin,” kata Siswanto kepada Sumselupdate.com, Rabu (20/5/2026).
Prakiraan Cuaca Palembang Dua Hari ke Depan
BMKG memperkirakan Kota Palembang masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam dua hari mendatang. Untuk lima hari ke depan, peluang hujan di seluruh wilayah Sumsel dinilai masih cukup tinggi.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama setelah beberapa hari kondisi cuaca panas tanpa hujan. BMKG juga mengingatkan warga untuk menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih serta menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, dan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.