SUMATERA SELATAN — Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengonfirmasi status baru perusahaan tersebut. "Hari ini sudah menjadi BUMN, karena kan prosesnya harus ada 1 persen saham milik negara dengan kuasa khusus. Hari ini sudah menjadi BUMN," ujar Dony di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/5).
Dony menandatangani penetapan status itu pada pagi hari yang sama. Meski demikian, mekanisme teknis ekspor untuk komoditas strategis—batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), dan paduan besi (ferro alloy)—masih dalam tahap finalisasi. "Nanti rinciannya akan disampaikan. Sedang diproses," katanya.
Mengapa Pemerintah Membentuk BUMN Khusus Ekspor?
Pembentukan DSI merupakan tindak lanjut dari pengumuman Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5). Kala itu, Kepala Negara menyatakan pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA). Aturan ini menjadi payung hukum bagi DSI untuk menjalankan tugasnya.
Selama bertahun-tahun, praktik under invoicing—pelaporan nilai barang lebih rendah dari nilai sebenarnya dalam faktur—dan transfer pricing—penetapan harga khusus antarperusahaan afiliasi—marak terjadi di sektor komoditas Indonesia. DSI dibentuk untuk memutus rantai kebocoran tersebut.
Skema Dua Tahap Mulai Juni 2025
Pelaksanaan tugas DSI akan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung mulai 1 Juni 2025 hingga 31 Desember 2026. Pada periode ini, DSI berperan sebagai penilai dan perantara antara penjual dan pembeli untuk komoditas ekspor tertentu.
Perusahaan ini nantinya akan memverifikasi harga, volume, dan kepatuhan dokumen ekspor sebelum komoditas dikirim ke luar negeri. Dengan demikian, setiap transaksi diharapkan tercatat secara transparan dan nilai ekspor yang dilaporkan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Rencana detail mengenai komoditas apa saja yang masuk dalam pengawasan tahap awal dan mekanisme teknis perantara akan diumumkan pemerintah dalam waktu dekat.