JEMBER — Pemerintah Kabupaten Jember bersama Wings Air memastikan rute penerbangan reguler Surabaya-Jember kembali beroperasi mulai 1 Juni 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat konektivitas wilayah timur Jawa Timur yang selama ini hanya mengandalkan transportasi darat.
Kepala Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono menyatakan, pembukaan kembali rute ini merupakan respons atas pertumbuhan ekonomi Jember yang dinilai progresif. “Pertumbuhan investasi yang meningkat signifikan, ekspor komoditas unggulan yang menembus pasar internasional, hingga tingginya mobilitas masyarakat menjadi landasan dibukanya kembali konektivitas udara menuju Jember,” ujarnya di Jember, Kamis (28/5).
Jadwal Penerbangan: Empat Kali Seminggu
Penerbangan Wings Air rute Surabaya–Jember–Surabaya akan dioperasikan setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Pesawat jenis ATR 72 yang digunakan mampu mengangkut 72 penumpang per perjalanan.
Corporate Communications Strategic Wings Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, keputusan membuka kembali rute ini didasari oleh meningkatnya kebutuhan transportasi cepat menuju Jember. “Jember memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Aktivitas bisnis, perdagangan, pendidikan, hingga sektor pariwisata terus tumbuh dari tahun ke tahun,” katanya.
Koneksi ke 10 Kota Besar dan Dua Negara
Dengan Surabaya sebagai hub utama Lion Group, penumpang dari Jember bisa melanjutkan perjalanan ke berbagai kota besar di Indonesia. Tujuan yang tersedia meliputi Jakarta, Batam, Pekanbaru, Makassar, Denpasar, hingga Kupang.
Selain itu, tersedia pula koneksi penerbangan internasional menuju Kuala Lumpur (Malaysia) dan Jeddah (Arab Saudi). Hal ini membuka akses lebih luas bagi pelaku usaha, wisatawan, akademisi, dan masyarakat umum di kawasan Tapal Kuda.
Dampak bagi Ekonomi Kawasan Tapal Kuda
Kehadiran jalur penerbangan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Jawa Timur. Selama ini, mobilitas dari dan menuju Jember sangat bergantung pada jalur darat yang memakan waktu hingga 5-6 jam dari Surabaya.
Dengan adanya penerbangan langsung, waktu tempuh dipangkas menjadi sekitar 45 menit. Pemerintah daerah berharap konektivitas udara ini bisa mendongkrak sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Jember serta sekitarnya.