PALEMBANG — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumsel M. Arkan Nurwahiddin memastikan proses pemulangan jamaah Debarkasi Palembang berjalan lancar. Dari total 1.770 orang yang sudah tiba, sebanyak 441 jamaah merupakan anggota kloter 4—jumlah yang bertambah dua orang dibandingkan saat keberangkatan yang hanya 439 orang.
Penambahan itu bukan tanpa cerita. Di tengah rasa syukur, satu nama harus dicatat dengan duka: Tarmidi Pitono Basuki, 73 tahun, wafat di Makkah pada 23 Mei 2026. Jenazahnya telah dimakamkan di Tanah Suci.
Skema Tanazul: Tiga Lansia Dipulangkan Lebih Cepat
Di sisi lain, tiga jamaah lanjut usia justru dipulangkan lebih awal. Mereka adalah Ruswani (70) dan Sainol (81) dari kloter 11, serta Sukardi Husin (70) dari kloter 13. Ketiganya diterbangkan menggunakan kursi kosong pesawat yang tersedia, berdasarkan rekomendasi medis dari tim kesehatan haji.
Skema ini dikenal dengan istilah tanazul, yaitu pemulangan lebih awal bagi jamaah yang kondisi kesehatannya dinilai rentan jika harus menunggu jadwal kloter asal. PPIH Debarkasi Palembang menyebut langkah ini bagian dari upaya antisipasi terhadap perubahan cuaca ekstrem dan kelelahan pasca-ibadah.
Belasungkawa untuk Keluarga Almarhum Tarmidi
Arkan menyampaikan belasungkawa secara langsung atas nama Kemenag Sumsel. "Kita semua tentu berduka, namun pada saat yang sama kita meyakini bahwa wafat di Tanah Suci dalam keadaan menunaikan ibadah merupakan kemuliaan yang menjadi harapan setiap Muslim," ujarnya di Palembang, Senin.
Pihaknya memastikan seluruh hak jamaah yang wafat telah terpenuhi sesuai ketentuan. Proses pengurusan dokumen, asuransi, dan pengembalian barang bawaan almarhum telah dikoordinasikan dengan pihak keluarga di Sumsel.
Imbauan PPIH: Istirahat Cukup dan Jaga Nilai Haji
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Palembang terus melakukan pendampingan terhadap jamaah yang baru tiba. Mereka mengimbau agar para haji menjaga kondisi kesehatan dengan beristirahat cukup, mengingat perbedaan suhu dan kelembaban antara Arab Saudi dan Indonesia cukup signifikan.
Arkan juga mengingatkan agar nilai-nilai yang diperoleh selama di Tanah Suci tidak berhenti saat tiba di rumah. "Kepulangan dari Tanah Suci bukanlah akhir dari perjalanan ibadah, melainkan awal untuk menghadirkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari. Kemabruran haji hendaknya tercermin dalam akhlak yang semakin baik," katanya.
Operasional pemulangan jamaah Debarkasi Palembang masih akan berlanjut hingga seluruh kloter tiba. Data terakhir mencatat total jamaah haji asal Sumsel yang diberangkatkan tahun ini mencapai lebih dari 3.500 orang.