SUMATERA SELATAN — Keputusan WhatsApp untuk memangkas dukungan sistem operasi (OS) lama bukanlah hal baru. Sebelumnya, aplikasi ini sudah bertahap meninggalkan Android 4.x KitKat dan iOS 10. Kini, giliran Android 5.0 (Lollipop) dan 5.1 yang masuk daftar hitam. Langkah ini disebut WhatsApp sebagai upaya menjaga keamanan dan performa aplikasi di tengah penambahan fitur enkripsi dan AI yang makin berat.
Daftar HP yang Berpotensi Terdampak
Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai forum komunitas dan spesifikasi teknis perangkat, berikut beberapa ponsel yang secara default mentok di Android 5.x tanpa opsi upgrade resmi ke Android 6.0 Marshmallow atau lebih baru:
- Samsung: Galaxy S4, Galaxy Note 3, Galaxy Grand 2
- LG: G2, G3, G Flex
- Sony: Xperia M, Xperia Z, Xperia Z1
- HTC: Desire 500, One M7, Butterfly S
- Motorola: Moto G (Generasi Pertama), Moto X (2013)
- Huawei: Ascend Mate, Ascend P6, Honor 3C
Bagi pengguna iPhone, daftar perangkat yang masih bisa diperbarui ke iOS 15.5 cukup panjang. Model mulai dari iPhone 6s, iPhone SE (generasi pertama), hingga iPhone 7 series masih bisa melakukan upgrade. Namun, pemilik iPhone 5s, iPhone 6, dan iPhone 6 Plus yang mentok di iOS 12 akan kehilangan akses WhatsApp setelah 30 November 2026.
Cek dan Cadangkan Chat Sekarang
Jangan menunggu hingga aplikasi mati total. Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa versi OS di ponsel masing-masing. Untuk Android, buka Pengaturan > Tentang Ponsel > Informasi Perangkat Lunak. Jika masih Android 5.x, segera cek menu Pembaruan Perangkat Lunak. Beberapa ponsel lawas seperti Galaxy S4 atau Moto G generasi pertama sudah tidak menerima update resmi dari pabrikan, sehingga opsi satu-satunya adalah mengganti perangkat.
Sebelum beralih ke HP baru, pastikan semua riwayat chat dan media sudah dicadangkan. WhatsApp menyediakan fitur cadangan ke Google Drive untuk Android dan iCloud untuk iPhone. Proses ini bisa dilakukan manual melalui Setelan > Chat > Cadangan Chat. Jika tidak dicadangkan, seluruh riwayat percakapan akan hilang setelah aplikasi berhenti berfungsi.
Dampak di Indonesia: Pengguna Ponsel Second dan Entry-Level Paling Terpukul
Di pasar Indonesia, perangkat Android 5.x masih beredar di segmen ponsel second dan beberapa HP entry-level yang dijual di marketplace dengan harga di bawah Rp 500 ribu. Pengguna di daerah dengan akses terbatas ke perangkat baru menjadi kelompok yang paling rentan terdampak. Mereka biasanya mengandalkan aplikasi WhatsApp untuk komunikasi sehari-hari, termasuk transaksi bisnis kecil dan komunikasi keluarga.
Kebijakan ini juga menyentuh pengguna WhatsApp Business yang menggunakan perangkat lawas untuk menjalankan toko online. Jika tidak segera migrasi, mereka berisiko kehilangan kontak pelanggan dan riwayat pesanan yang tersimpan di aplikasi.
Apa yang Harus Dilakukan Jika HP Tidak Mendapat Update?
Jika ponsel Anda tidak bisa diperbarui ke Android 6.0 atau iOS 15.5, ada dua opsi: mengganti perangkat atau berhenti menggunakan WhatsApp. Tidak ada cara untuk memodifikasi sistem operasi secara resmi agar tetap kompatibel. Menginstal ROM custom atau modifikasi sistem tidak disarankan karena berisiko membuka celah keamanan dan melanggar ketentuan layanan WhatsApp.
Rekomendasi paling realistis adalah mulai menabung untuk membeli ponsel baru. Saat ini, HP Android dengan Android 10 ke atas sudah bisa didapatkan mulai harga Rp 1 jutaan. Untuk pengguna iPhone, iPhone SE (2020) atau iPhone 8 bekas dengan iOS 15 masih menjadi opsi terjangkau yang aman dipakai setidaknya hingga 3-4 tahun ke depan.
Kesimpulan
Kebijakan ini adalah alarm bagi pengguna yang masih bertahan dengan ponsel lawas. WhatsApp tidak akan mundur dari keputusan ini, dan ke depannya, syarat OS minimum kemungkinan akan terus naik seiring rilis fitur baru. Jika Anda masih menggunakan HP dengan Android 5.x atau iOS di bawah 15.5, segera rencanakan migrasi perangkat dalam waktu dekat agar tidak kehilangan akses ke aplikasi perpesanan utama di Indonesia.