PALEMBANG — Sebanyak 40 keluarga warga binaan di Rutan Kelas I Palembang menerima paket sembako dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Jumat (19/6/2026). Program ini digagas langsung oleh Kepala Rutan, M Rolan, bersama jajaran pejabat struktural dan petugas pemasyarakatan.
Bantuan diberikan secara tertib dan transparan kepada keluarga yang sudah terdata sebagai penerima. Langkah ini diambil untuk memastikan paket tepat sasaran dan benar-benar meringankan beban ekonomi mereka.
Dukungan Keluarga Kunci Keberhasilan Pembinaan
M Rolan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, pemasyarakatan tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan di dalam rutan, tetapi juga membangun hubungan harmonis dengan keluarga mereka.
“Kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kami kepada keluarga warga binaan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari serta memberikan semangat dan dukungan bagi keluarga yang menerima,” ujar M Rolan.
Ia menambahkan, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan setelah bebas nanti. Tanpa dukungan itu, proses pembinaan di dalam rutan bisa kehilangan momentum.
Warga Binaan dan Keluarga Merasa Diperhatikan
Para penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Mereka berharap kegiatan serupa bisa rutin dilaksanakan, bukan hanya sebagai bantuan materi tetapi juga dukungan moral.
“Kami sangat terbantu. Semoga ke depannya ada lagi kegiatan seperti ini,” ujar salah satu keluarga warga binaan yang enggan disebutkan namanya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Rutan Kelas I Palembang untuk menghadirkan pemasyarakatan yang lebih humanis. M Rolan berjanji program sosial berkelanjutan akan terus dijalankan.
“Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, Rutan Kelas I Palembang terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Tidak ada insiden selama penyaluran bantuan berlangsung.