SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memastikan kesiapan pelaksanaan Program Keluarga Maju (PKM) 2026 telah mencapai 90 persen. Hal ini diungkapkan Kepala Bappeda Kabupaten Muba Dr. H. Mursalin dalam rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) yang dipimpin langsung Bupati Muba H. M. Toha Tohet, Senin (22/6/2026) di Ruang Rapat Serasan Sekate.
Anggaran Rp 47,95 Miliar untuk Empat Jenis Bantuan
Mursalin merinci alokasi anggaran PKM 2026 mencapai Rp 47,95 miliar. Dana tersebut akan disalurkan melalui empat perangkat daerah dengan sasaran berbeda. Dinas Sosial menargetkan 3.920 penerima bantuan usaha, Dinas Koperasi dan UKM menjangkau 2.300 penerima pengembangan usaha, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyiapkan 35 peserta pelatihan kerja, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan bantuan pendidikan kepada 200 penerima.
“Persiapan pelaksanaan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Regulasi program telah memasuki tahap finalisasi dan masing-masing perangkat daerah pengampu juga sedang menyelesaikan petunjuk teknis sebagai pedoman operasional pelaksanaan program,” jelas Mursalin.
Bupati: Bantuan Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata
Bupati Muba H. M. Toha Tohet menekankan bahwa PKM bukan sekadar program pengentasan kemiskinan biasa. Ia meminta seluruh jajaran perangkat daerah untuk serius dan hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini bukan sekadar program, tetapi tanggung jawab moral kita kepada masyarakat. Seluruh jajaran harus kompak, serius, dan hadir memberikan pelayanan terbaik. Program yang dijalankan harus tepat sasaran, tepat manfaat dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Integrasi dan Keberlanjutan Jadi Kunci
Wakil Bupati Musi Banyuasin Kyai H. Abdur Rohman Husin selaku Ketua TKPK Kabupaten Muba menyoroti pentingnya sinergi antar perangkat daerah. Menurutnya, intervensi penanggulangan kemiskinan harus berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan, bukan parsial.
“Penguatan koordinasi, pengendalian, monitoring dan evaluasi harus terus dilakukan sehingga pelaksanaan program dapat terukur, akuntabel dan memberikan hasil yang optimal,” ujarnya.
PKM Jadi Andalan Muba di Penghargaan Nasional
Program Keluarga Maju menjadi salah satu unggulan daerah yang akan diverifikasi Tim Penilai Nasional pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026. Sebelumnya, Kabupaten Musi Banyuasin berhasil meraih predikat Kabupaten Terbaik I Provinsi Sumatera Selatan dan akan mewakili provinsi tersebut ke tingkat nasional.
“Tahun 2026 menjadi tahap pembuktian bahwa Program Keluarga Maju tidak hanya unggul dalam perencanaan, tetapi juga mampu menunjukkan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Mursalin.