BANYUASIN — Bupati Banyuasin Dr. H Askolani, SH., MH secara resmi membuka Job Fair 2026 yang berlangsung mulai 23 Juni hingga 24 Juni 2026 di Gedung Graha Sedulang Setudung. Ajang ini gratis dan terbuka untuk umum, mempertemukan puluhan perusahaan dengan ribuan pencari kerja asal Banyuasin.
Jembatan Emas bagi Pencari Kerja Lokal
Dalam sambutannya, Askolani menegaskan bahwa penyelenggaraan job fair merupakan komitmen nyata Pemkab Banyuasin dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja. Ia menyebut acara ini sebagai jembatan emas bagi warga untuk mendapatkan peluang karier.
"Kami ingin memastikan investasi yang masuk ke daerah berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat, salah satunya lewat penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal," ujarnya.
Persiapan SDM di Era Digital Jadi Tantangan
Bupati menambahkan, tantangan ke depan tidak hanya menyediakan lapangan kerja, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di era digital. Pemkab Banyuasin disebutnya terus mendorong balai latihan kerja agar keahlian yang diajarkan selaras dengan kebutuhan riil industri saat ini.
Apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumsel
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan H. Indra Bangsawan, S.H., M.M turut hadir dan memberikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Banyuasin. Menurutnya, sinergi antara kabupaten dan provinsi sangat krusial dalam memetakan potensi serta kebutuhan pasar kerja berskala regional dan nasional.
"Kami dari Pemerintah Provinsi Sumsel sangat mengapresiasi komitmen Bupati dan jajaran Pemkab Banyuasin. Pengentasan pengangguran tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Apa yang dilakukan hari ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan pekerjaan," tegas Indra.
Ia menambahkan, pihak provinsi siap mendukung melalui program pelatihan sertifikasi dan perluasan informasi pasar kerja yang terintegrasi.
Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Pemkab Banyuasin mengimbau para pencari kerja memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya dan tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, diharapkan tercipta lebih banyak kesempatan kerja yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.