INDRALAYA — Dua atlet muda pencak silat asal SD Negeri 02 Indralaya Utara siap berlaga di panggung tertinggi olahraga pelajar Sumsel. M. Khairul Azzam (kategori putra) dan Khayla Zhakira Azzahra (kategori putri) akan membawa nama Kabupaten Ogan Ilir pada O2SN jenjang SD tingkat provinsi yang digelar pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026 di Palembang.
Pertandingan Digelar di Padepokan IPSI Sematang Borang
Rangkaian kompetisi cabang pencak silat akan berlangsung pada 1-2 Juli 2026 di Padepokan IPSI Sumatera Selatan, Sematang Borang, Kota Palembang. Sehari sebelumnya, seluruh kontingen dijadwalkan mengikuti registrasi, verifikasi, dan technical meeting, yang ditutup dengan upacara pembukaan di Aula Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS).
Persiapan Intensif di Bawah Tiga Pelatih
Kedua atlet telah menjalani latihan intensif yang difokuskan pada peningkatan teknik, ketahanan fisik, dan kesiapan mental. Tim pendamping yang disiapkan sekolah terdiri dari Coach M. Ardya Pratama, S.T. sebagai pelatih utama dan official, dibantu Coach Nazifah Auliya Putri serta Coach Sakdiyah Zahra Munyati sebagai asisten pelatih.
Kepala Dinas dan Sekolah Beri Dukungan Penuh
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi, S.Sos., M.Si., menyatakan dukungannya agar kedua atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas. Pelaksana Tugas Kepala SDN 02 Indralaya Utara, Uswatun Khasanah, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga atas pencapaian para siswanya.
“Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi sekolah. Kami berharap anak-anak dapat tampil maksimal dan memberikan yang terbaik. Terlepas dari hasil yang diraih nanti, mereka sudah menunjukkan prestasi luar biasa dengan berhasil mewakili Kabupaten Ogan Ilir di tingkat provinsi,” ujar Uswatun.
Bukan Sekadar Prestasi, tapi Warisan Budaya Bangsa
Pihak sekolah menilai keikutsertaan Khairul dan Khayla tidak hanya menjadi ajang meraih gelar juara, tetapi juga sarana menumbuhkan sportivitas, disiplin, dan kecintaan terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Dengan dukungan dari orang tua dan masyarakat Ogan Ilir, keduanya diharapkan tampil percaya diri dan mampu bersaing dengan atlet terbaik dari 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.