Pencarian

Wabah DBD Terjang Lorong Dakota Palembang, Puluhan Warga Talang Kedondong Dirawat di Rumah Sakit

Senin, 29 Juni 2026 • 15:37:01 WIB
Wabah DBD Terjang Lorong Dakota Palembang, Puluhan Warga Talang Kedondong Dirawat di Rumah Sakit
Puluhan warga Lorong Dakota Palembang dirawat akibat wabah Demam Berdarah Dengue.

PALEMBANG — Lorong Dakota/Talang Kedondong, RT 28 RW 10, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, kini menjadi episentrum penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Puluhan warga dari berbagai usia dilaporkan terjangkit dalam kurun waktu satu bulan terakhir, memicu kekhawatiran akan meluasnya wabah.

Sejumlah korban, terutama anak-anak, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Lonjakan kasus yang terjadi hampir bersamaan ini dinilai warga sebagai kondisi darurat kesehatan lingkungan yang membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah kota.

Anak-Anak Jadi Korban, Warga Minta Fogging Segera

Salah seorang warga, Wini Arni, menceritakan anaknya saat ini dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan positif DBD. Ia mengaku ketakutan penyakit itu akan kembali menyerang keluarganya dan warga lain.

“Semoga keluhan kami ini didengar sama pemerintah setempat, atau dinas yang terkait. Kami masih takut penyakit itu datang lagi. Kami minta fogging segera dilakukan,” ujarnya, Senin (29/6).

Wini menilai situasi di lingkungannya sudah masuk kategori darurat. Pasalnya, penularan terjadi dengan cepat dan mengenai hampir seluruh kelompok usia di permukiman tersebut.

Apa Langkah Pemerintah Setempat?

Ketua RT 28, Joko Rasmon, mengatakan pihaknya sudah melaporkan temuan kasus ini ke Lurah setempat. Laporan itu diteruskan ke puskesmas agar ada upaya pemberantasan sarang nyamuk DBD.

“Kami terima laporan anak warga kami yang masuk rumah sakit karena DBD, kami langsung lapor ke pak Lurah supaya menindaklanjuti ke puskesmas. Paling tidak ada upaya untuk pemberantasan nyamuk DBD,” kata Joko.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Dinas Kesehatan Kota Palembang mengenai jadwal fogging di lokasi. Warga berharap tindakan preventif bisa segera dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.

Bagikan
Sumber: halopos.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks