PALEMBANG — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional III Palembang mencatat lonjakan signifikan jumlah pengguna LRT Sumsel selama periode tarif khusus Rp43. Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyebut angka itu menjadi bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap moda transportasi massal modern tersebut.
"Selama empat hari pelaksanaan tarif Rp43, LRT Sumsel melayani sebanyak 67.595 pelanggan. Capaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan transportasi publik yang mudah dijangkau mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum," kata Aida di Palembang, Senin.
Stasiun Ampera Jadi Pusat Mobilitas Warga
Stasiun Ampera menjadi titik terpadat dengan 13.839 pelanggan. Tingginya angka ini dipicu konsentrasi perayaan HUT Kota Palembang yang berpusat di sekitar Jembatan Ampera, Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), dan Benteng Kuto Besak (BKB).
Momentum libur sekolah turut mendorong warga berwisata ke sejumlah destinasi seperti tepian Sungai Musi, pusat kuliner, hingga Tugu Cempako Telok di kawasan Titik Nol Kilometer Palembang.
Empat Stasiun dengan Pengguna Terbanyak
Selain Stasiun Ampera, Stasiun Asrama Haji mencatat 12.897 pelanggan. Disusul Stasiun DJKA dengan 9.694 pelanggan dan Stasiun Bumi Sriwijaya sebanyak 7.845 pelanggan selama periode yang sama.
Kolaborasi Tiga Instansi untuk Digitalisasi dan Transportasi Massal
Program tarif spesial Rp43 merupakan hasil kerja sama KAI Divre III Palembang, Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS), dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Selatan. Inisiatif ini tidak hanya memeriahkan HUT Kota Palembang, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Digital Kito Galo ke-7 dan Gemilang Palembang Raya.
Program tersebut sekaligus mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran dan Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU).
Komitmen Tingkatkan Layanan dan Kurangi Kemacetan
Keberhasilan program ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesadaran masyarakat beralih ke transportasi publik yang lebih efisien. Aida menambahkan, KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
"Berbagai inovasi dan kolaborasi akan terus kami hadirkan agar LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi di Kota Palembang," ujarnya.
Kehadiran LRT Sumsel diharapkan tidak hanya menjadi solusi mobilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan.