Pencarian

Pemkot Palembang Tutup Sementara Tiga Pabrik Tahu di Ilir Barat I akibat Limbah Tak Terkelola, Wali Kota Beri Waktu Pembenahan

Kamis, 09 Juli 2026 • 16:58:31 WIB
Pemkot Palembang Tutup Sementara Tiga Pabrik Tahu di Ilir Barat I akibat Limbah Tak Terkelola, Wali Kota Beri Waktu Pembenahan
Wali Kota Palembang menutup sementara tiga pabrik tahu di Ilir Barat I akibat limbah tak terkelola.

PALEMBANG — Tiga pabrik tahu di Kecamatan Ilir Barat I terpaksa menghentikan produksi setelah inspeksi mendadak yang dilakukan Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, Mustain. Hasil peninjauan menunjukkan ketiga tempat itu belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai.

Wali Kota Ratu Dewa menegaskan bahwa penutupan ini bukan bentuk pelarangan usaha, melainkan bagian dari pembinaan. "Kami tidak pernah melarang masyarakat untuk berinvestasi maupun menjalankan usaha. Namun, mari kita bersama-sama memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan dengan tetap memperhatikan peraturan, khususnya terkait pengelolaan limbah," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis.

Limbah Tahu Mencemari Permukiman Warga

Dari total 19 usaha tahu yang beroperasi di kawasan tersebut, masih ada beberapa yang belum optimal mengelola limbahnya. Kondisi ini dinilai berpotensi merusak kualitas lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga sekitar. "Limbah yang tidak dikelola dengan baik tidak hanya dirasakan oleh warga, tetapi juga berpengaruh pada kualitas lingkungan, tumbuhan, dan ekosistem di sekitar kita," tambah Ratu Dewa.

Kepala DLH Kota Palembang, Mustain, mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya sudah memberikan teguran dan imbauan kepada para pengusaha. Namun, karena tidak ada perbaikan signifikan, penutupan sementara menjadi langkah terakhir. "Kami memahami keterbatasan, namun pengelolaan limbah adalah tanggung jawab bersama demi kebaikan kita semua. Karena belum ada perbaikan, maka tiga usaha ini kami tutup sementara sambil menunggu pembenahan," jelasnya.

Pemkot Siapkan Pendampingan dan Edukasi IPAL

Pemkot Palembang tidak hanya bertindak represif. Wali Kota memastikan bahwa DLH akan memberikan pendampingan teknis dan edukasi agar para pengusaha bisa membangun IPAL sesuai standar. "Untuk sementara kami tutup hingga pengelolaan limbah dibenahi. Ke depan Dinas Lingkungan Hidup akan memberikan pendampingan dan edukasi agar IPAL serta sarana pendukung dapat diperbaiki sesuai ketentuan," tegas Ratu Dewa.

Setelah dinyatakan layak oleh DLH, ketiga usaha tahu tersebut bisa kembali beroperasi. Mustain berharap langkah ini menjadi momentum bagi seluruh pelaku usaha di Palembang untuk menjadikan aspek lingkungan sebagai bagian dari keberlanjutan bisnis. "Ekonomi tetap tumbuh, lingkungan tetap lestari, dan masyarakat bisa hidup sehat berdampingan dengan usaha," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: krsumsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks