BANDAR LAMPUNG — TSAC Palembang tidak datang sebagai favorit. Bertanding di hadapan publik sendiri, Rafflesia Swimming Club Bandar Lampung diperkuat hampir seluruh perenang terbaiknya. Tapi TSAC punya senjata lain: konsistensi.
Direktur Teknis TSAC Palembang M Alex Siwandono menjelaskan, timnya tidak memuncaki klasemen lewat jumlah medali emas terbanyak. Justru dari sebaran poin di hampir semua nomor yang diturunkan.
“TSAC berhasil memuncaki klasemen bukan melalui jumlah medali emas terbanyak melainkan lewat konsistensi dan kedalaman tim yang merata di hampir seluruh nomor yang diturunkan,” kata Alex yang juga menjabat Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Akuatik Kota Palembang.
Selisih 111,5 Poin Ditentukan di Hari Terakhir
TSAC menutup kejuaraan dengan raihan 11 emas, 17 perak, dan 14 perunggu — total 42 medali. Rafflesia mengumpulkan 1.701 poin. Selisih tipis ini baru benar-benar terkunci pada hari ketiga atau hari penutupan.
Pada hari terakhir, TSAC tampil sebagai kontingen terbaik dengan 582 poin (2 emas, 6 perak, 5 perunggu), mengungguli perolehan harian Rafflesia yang hanya 554 poin. “Hasil ini memperlebar keunggulan TSAC yang sempat menipis pada awal hari terakhir, dan mengunci selisih akhir sebesar 111,5 poin,” tegas Alex.
Sistem penilaian kejuaraan yang menghitung poin pada setiap posisi finis membuat sebaran hasil TSAC yang stabil dari nomor ke nomor menjadi penentu. Momentum juara dipastikan pada hari penutupan.
Faizul hingga Tim Estafet Jadi Andalan
Sejumlah nama menjadi sorotan. Perenang senior Faizul Akhyar Alghiffari menyumbang emas di nomor 200 meter gaya punggung kelompok umur teratas dengan catatan waktu 2 menit 26,37 detik, plus perunggu di nomor 50 meter gaya bebas.
Dari sektor putri, tim estafet TSAC GABUS merebut emas 4×50 meter gaya bebas estafet dengan waktu 2 menit 13,13 detik. Tim ini diperkuat Restu Wijayanti, Catherine Thenny, Khairunnisa Salsabila Anas, dan Adelia Ramadani. Adelia juga meraih perak 200 meter gaya ganti perorangan, sementara Catherine menambah perunggu di nomor yang sama pada kelompok umurnya.
Restu Wijayanti (11 tahun) menorehkan catatan pribadi (PB) di 100 meter gaya bebas menjadi 1:12,06 dan 100 meter gaya punggung menjadi 1:23,45 — sekaligus menyumbang medali emas. Sementara tim estafet putra TSAC BELIDO menyabet perak di nomor 4×50 meter gaya bebas estafet.
Pemusatan Latihan di Jakabaring Sepekan Sebelum Bertolak
Alex mengungkapkan, capaian ini merupakan hasil komitmen latihan atlet binaan TSAC. Seminggu sebelum berangkat ke Lampung, klub menggelar pemusatan latihan di Kolam Jakabaring Aquatic Stadium Palembang.
Hasilnya terlihat pada perenang muda kelompok umur (KU) 3, KU 4, dan KU 5 yang menunjukkan peningkatan catatan waktu signifikan. Hima Apsari Canaveral (9 tahun) tampil percaya diri dengan raihan dua medali perak dan satu perunggu, sekaligus memperbaiki catatan waktunya di nomor 50 dan 100 meter dada.
Afiza Abida (9 tahun) dan Athala Fizzi Abiyasa Anas (11 tahun) memang belum naik podium di nomor individu, tapi catatan waktu mereka meningkat tajam dan konsisten masuk lima besar. “Meski perenang senior dan KU1 belum begitu menunjukkan performa yang baik, para perenang muda memiliki peningkatan catatan waktu yang sangat baik. Kami cukup puas,” pungkas Alex.