PALEMBANG — Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti seminar peningkatan kapasitas yang digelar Pemkot Palembang. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan adaptasi teknologi di tengah percepatan transformasi digital sektor ekonomi daerah.
AI Jadi Modal Utama UMKM Naik Kelas
Wali Kota Ratu Dewa menyebut pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku UMKM. Dengan teknologi ini, pengusaha dapat mengelola pemasaran, merancang kemasan produk, hingga mempublikasikan dagangannya ke khalayak yang lebih luas secara efektif.
"Penguasaan teknologi akan memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dalam menjalankan berbagai aspek usahanya," ujar Ratu Dewa di hadapan para peserta seminar.
Ia berharap kehadiran narasumber yang kompeten mampu mentransfer ilmu dan strategi praktis yang langsung bisa diterapkan pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.
Target Pertumbuhan Ekonomi dan Peran Strategis UMKM
Pemkot Palembang mencatat pertumbuhan ekonomi kota saat ini mencapai 5,91 persen. Angka tersebut diharapkan meningkat seiring dengan kontribusi aktif sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Pemerintah kota berkomitmen mendorong UMKM tumbuh berkelanjutan melalui program pembinaan, peningkatan kapasitas, dan penguatan ekosistem usaha.
Melalui seminar ini, Pemkot menargetkan lahirnya lebih banyak pelaku usaha yang adaptif terhadap teknologi, inovatif dalam pengembangan produk, dan mampu memperluas jangkauan pasar.
Dukungan Pemkot untuk Ekosistem Usaha Lokal
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Palembang dalam memperkuat fondasi ekonomi dari level akar rumput. Pembinaan berkelanjutan dinilai penting agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah kota berharap seminar ini menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk beradaptasi dengan era digital dan mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di Palembang.