Pencarian

Perahu Ditabrak Speedboat di Sungai Musi, Pria 37 Tahun Asal Gandus Palembang Hilang Tenggelam

Kamis, 20 Agustus 2026 • 22:08:32 WIB
Perahu Ditabrak Speedboat di Sungai Musi, Pria 37 Tahun Asal Gandus Palembang Hilang Tenggelam
Tim SAR gabungan menyisir area seluas 5 kilometer persegi di Sungai Musi untuk mencari pria 37 tahun yang tenggelam setelah perahunya ditabrak speedboat.

PALEMBANG — Tim SAR gabungan dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, Damkar, PMPB, PMI, serta masyarakat pada Kamis (20/8/2026) mulai menyisir area seluas 5 KM² di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan secara visual menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat di atas permukaan air.

Kronologi: Berawal dari Mengantar Rekan ke Sawah

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, korban yang tengah menjaga sawah di seberang Sungai Musi mengantar tiga orang rekannya menggunakan perahu.

Setelah ketiga rekannya turun, korban berniat kembali menuju sawah. Namun di tengah perjalanan, perahu yang ditumpanginya dihantam speedboat yang melaju dengan kecepatan tinggi. Benturan tersebut membuat perahu terbalik dan korban langsung tenggelam.

Pencarian Terkendala Visibilitas, Penyelaman Disiapkan

"Hari ini Tim SAR gabungan memulai operasi pencarian dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan. Pencarian dilakukan secara maksimal dengan menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam," kata Raymond, Kamis (20/8/2026).

Tim gabungan akan melakukan penyelaman di titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam apabila kondisi memungkinkan dan berdasarkan hasil evaluasi di lapangan.

Imbauan Keselamatan untuk Aktivitas Sungai Malam Hari

Raymond mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu menggunakan alat keselamatan seperti pelampung. Ia juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap lalu lintas perahu dan kapal, khususnya saat beraktivitas pada malam hari.

Basarnas mengingatkan agar masyarakat menghindari beraktivitas di sungai dalam kondisi cuaca atau visibilitas yang tidak mendukung dan selalu memperhatikan kondisi perairan di sekitar. Dalam keadaan darurat, warga dapat menghubungi Emergency Call Basarnas di nomor 115.

Follow halopalembang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: relung.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks