SUMATERA SELATAN — PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) resmi menambah jaringan penjualan kendaraan elektrifikasinya di Jawa Timur. Peresmian dilakukan serentak di Denza Haka Bukit Darmo, Jalan Bukit Darmo Golf E 94–96, Surabaya, dengan memperkenalkan empat dealer BYD Haka baru, yakni Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi.
Ekspansi ini tidak hanya memperluas jangkauan bisnis, tetapi juga dirancang untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap produk, layanan purnajual, hingga fasilitas pengisian daya kendaraan listrik.
Bukan Sekadar Menambah Showroom
CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menegaskan bahwa pembukaan jaringan baru ini merupakan bagian dari strategi membangun ekosistem mobilitas masa depan. Menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi besar, dan kebutuhan mobilitas masyarakatnya kini semakin beragam.
"Ekspansi Haka Auto di Jawa Timur bukan sekadar menambah jumlah showroom, tetapi merupakan bagian dari strategi kami untuk membangun ekosistem mobilitas masa depan yang semakin dekat dengan masyarakat," ujar Hariyadi dalam keterangan resminya.
Hariyadi menambahkan, transisi menuju kendaraan ramah lingkungan tidak hanya terjadi di kota besar. Masyarakat di daerah dengan pertumbuhan ekonomi kuat juga mulai terbuka terhadap kendaraan listrik, sehingga kehadiran dealer di kota-kota tersebut menjadi kunci.
Denza D9 Jadi Andalan Segmen Premium MPV Listrik
Kehadiran Denza Haka Bukit Darmo menandai masuknya Haka Auto ke segmen kendaraan premium di Jawa Timur. Model utama yang diandalkan adalah Denza D9, sebuah premium electric MPV yang mengedepankan kemewahan kabin, kenyamanan berkendara, serta teknologi pintar.
Denza D9 ditargetkan untuk konsumen yang mencari kendaraan keluarga berteknologi elektrifikasi tanpa mengorbankan kenyamanan. Dengan hadirnya dealer ini, pilihan kendaraan premium berteknologi listrik di Surabaya menjadi lebih lengkap.
Lineup BYD: Dari Sealion 7 hingga Atto 1
Strategi ekspansi ini didukung oleh kelengkapan lini produk BYD yang dipasarkan di Indonesia. Di segmen SUV listrik, BYD Sealion 7 hadir dengan desain coupe-SUV, teknologi Blade Battery, serta kemampuan pengisian cepat DC hingga 150 kW. Model ini juga mengusung teknologi Cell-to-Body (CTB) yang mengintegrasikan baterai dengan struktur bodi untuk meningkatkan kekuatan dan keselamatan.
Selain Sealion 7, BYD Atto 3 tetap menjadi pilihan utama di kelas SUV, sementara BYD M6 EV menyasar kebutuhan keluarga dengan kabin yang praktis.
Di segmen yang lebih terjangkau, BYD Atto 1 mencatatkan hasil impresif. Berdasarkan data wholesales GAIKINDO, model ini mencapai distribusi 4.233 unit pada Juli 2026. Angka tersebut menjadikannya mobil listrik dengan distribusi tertinggi secara nasional pada bulan itu, sekaligus menempati posisi kedua di seluruh segmen kendaraan.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa kendaraan listrik mulai diterima konsumen yang sebelumnya menggunakan kendaraan konvensional, sejalan dengan upaya Haka Auto memperluas akses di Jawa Timur.