PALEMBANG — Percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Sumatra Selatan menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Jembatan Musi V, Palembang. Kegiatan itu membahas perkembangan ruas tol di provinsi tersebut, terutama konektivitas Palembang menuju Jambi.
Pembahasan turut mencakup sejumlah tantangan yang dihadapi selama proses pembangunan serta langkah strategis yang diperlukan untuk mempercepat penyelesaian proyek. Upaya percepatan ini disebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat infrastruktur, mendorong pemerataan ekonomi, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Progres Jembatan Musi V Capai 96,44 Persen
Wakil Direktur Utama Hutama Karya Sugeng Rochadi menegaskan komitmen perusahaan mempercepat pembangunan JTTS, termasuk Jalan Tol Palembang–Betung. Menurutnya, capaian konstruksi sudah berada di tahap akhir.
"Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Musi V telah mencapai 96,44 persen dan dinyatakan lulus uji laik fungsi oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada 6 Juli 2026," ujar Sugeng.
Sementara itu, progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung secara keseluruhan telah mencapai 87,18 persen. Angka itu menempatkan ruas tersebut sebagai salah satu proyek JTTS yang paling mendekati penyelesaian di Sumatra Selatan.
DPR Dorong Percepatan demi Mobilitas Warga Sumatra
Syaiful Huda menyampaikan dukungan DPR RI terhadap upaya pemerintah dan Hutama Karya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan tol di Sumatra Selatan. Menurutnya, keberadaan jalan tol berperan penting dalam memperkuat konektivitas sekaligus menunjang mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.
Dukungan senada datang dari pemerintah pusat yang menempatkan infrastruktur sebagai fondasi pemerataan ekonomi antarwilayah. Bagi warga Sumatra Selatan, kehadiran tol Palembang–Betung diharapkan memangkas waktu tempuh menuju Jambi sekaligus membuka akses pasar bagi komoditas lokal.
Apa Langkah Selanjutnya?
Hutama Karya belum merinci jadwal operasional ruas Palembang–Betung dalam keterangan tersebut. Namun, dengan progres yang sudah menembus 87,18 persen dan Jembatan Musi V yang lulus uji laik fungsi, tahap penyelesaian tinggal menunggu sejumlah pekerjaan akhir di lapangan.
Percepatan JTTS di Sumatra Selatan menjadi penentu bagi rencana konektivitas lintas provinsi di Pulau Sumatra. Jika rampung sesuai target, ruas Palembang–Betung akan melengkapi jaringan tol yang menghubungkan wilayah selatan dan tengah Sumatra.