PALEMBANG — PT Hutama Karya menargetkan pembangunan Jembatan Musi V Palembang selesai dan siap difungsikan sebelum akhir tahun 2026. Target ini disampaikan menyusul kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang meninjau langsung kesiapan fisik jembatan tersebut, Kamis (17/4).
Dalam kunjungan itu, Wapres Gibran didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Mereka meninjau struktur utama jembatan yang saat ini telah rampung dibangun dan tengah menjalani serangkaian uji beban.
Progres Tol Palembang-Betung Sudah di Atas 90 Persen
Executive Vice President Pembangunan Jalan Tol PT Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, menyatakan bahwa secara keseluruhan progres pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung sudah berada di atas 90 persen. "Seksi 1 dan 2 ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun ini," ujarnya.
Jembatan Musi V memiliki total panjang struktur termasuk jalan pendekat sekitar 1,8 km, dengan bentang tengah mencapai 380 meter. "Wapres Gibran merasa cukup puas dengan percepatan pembangunan yang terjadi," kata Dwi.
Waktu Tempuh Dipangkas dari 3 Jam Jadi 1 Jam
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa kehadiran Tol Palembang-Betung sepanjang 69 km akan memangkas waktu tempuh secara drastis. "Dari yang sebelumnya tiga jam via jalan nasional menjadi hanya satu jam," katanya.
Menurutnya, Jembatan Musi V tidak hanya mengurai kemacetan kota, tetapi juga menjadi magnet ekonomi baru bagi warga Palembang. Pemangkasan waktu tempuh hingga 60 persen dinilai akan merevolusi jalur logistik, terutama distribusi bahan pangan dan komoditas.
Pemkot Palembang Siap Dukung Percepatan Operasional
"Saya mewakili Pemkot Palembang merasa bangga dengan kehadiran infrastruktur ini," ujar Ratu Dewa. Pemerintah Kota Palembang menyatakan siap mendukung penuh percepatan operasional tol ini, terutama dari sisi integrasi infrastruktur kota.
Jembatan Musi V merupakan bagian krusial dari ruas Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung atau Kapalbetung dalam jaringan Jalan Tol Trans-Sumatera. Dengan rampungnya proyek ini, konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan diprediksi meningkat signifikan.