PALEMBANG — Kabut asap kiriman dari titik-titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan menutup langit Palembang sejak Sabtu pagi. Warga yang melintas di ruas jalan utama melaporkan jarak pandang menipis dan cahaya matahari tertahan lapisan asap.
Pantauan udara memperlihatkan massa asap putih kelabu menyelimuti atap rumah dan gedung bertingkat. Dari ketinggian, permukiman warga tampak mengapung di atas hamparan asap.
Asap Datang dari Titik Panas di Sekitar Sumatera Selatan
Kabut asap yang menutup Palembang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sumatera Selatan. Titik-titik api itu masih menyala ketika angin membawa asap ke arah kota.
Pekatnya asap membuat kualitas udara Palembang turun pada Sabtu pagi. Warga yang beraktivitas di luar ruangan mengeluh sesak dan mata perih.
Fenomena warga "berada di atas awan" muncul karena asap terperangkap di lapisan bawah atmosfer. Massa asap itu tidak terangkat sempurna sehingga menutup permukaan kota.
Jarak Pandang Menipis, Warga Diminta Waspada
Kabut asap mempersempit jarak pandang pengendara di sejumlah ruas jalan Palembang. Pengendara diminta menyalakan lampu utama dan menjaga jarak kendaraan.
Warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan disarankan membatasi aktivitas luar ruangan. Masker menjadi perlengkapan wajib saat harus keluar rumah.
Kondisi terkini Palembang terekam dalam laporan video CNN Indonesia TV yang menampilkan pekatnya asap dari pagi hingga siang. Rekaman itu memperlihatkan siluet gedung yang nyaris tak terlihat dari kejauhan.
Karhutla Sumatera Selatan Berulang Setiap Kemarau
Kebakaran hutan dan lahan menjadi persoalan tahunan di Sumatera Selatan saat musim kemarau. Lahan gambut yang kering menyulitkan pemadaman dan memicu asap tebal berkepanjangan.
Kabut asap dari karhutla tidak hanya berdampak ke Palembang. Wilayah lain di Sumatera Selatan juga berpotensi terdampak tergantung arah angin.
Penanganan titik api masih bergantung pada upaya pemadaman darat dan udara. Warga diimbau melaporkan kemunculan api atau asap tebal di sekitar permukiman.