Palembang – Pengguna jalan nasional lintas timur Sumatra yang melintas di ruas Palembang–Betung menuju Jambi diminta bersiap menghadapi rekayasa lalu lintas pada akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026. Penutupan dan pembukaan jalur akan diberlakukan secara bergiliran pada malam hari untuk mendukung pembangunan overpass proyek Tol Palembang–Betung.
Rekayasa lalu lintas ini dilakukan di KM 69–71 Jalinsum Palembang–Betung, baik dari arah Palembang menuju Jambi maupun sebaliknya. Penutupan bersifat sementara dan dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Januari 2026, 1–2 Februari 2026, serta 11–14 Februari 2026, mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.
Dalam pelaksanaannya, jalur akan ditutup selama sekitar 60 menit, kemudian dibuka kembali selama 60 menit, dan berlangsung secara bergantian hingga waktu yang ditentukan.
PT Hutama Karya (Persero) bersama PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menyatakan rekayasa ini diperlukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan selama proses pembangunan overpass di STA 111+250 Tol Palembang–Betung.
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, mengatakan pengaturan lalu lintas ini dilakukan sebagai langkah mitigasi risiko di tengah aktivitas konstruksi.
“Pengaturan lalu lintas ini bertujuan memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi. Kami berkoordinasi dengan kepolisian, BPJN Sumsel, serta dinas terkait agar pelaksanaan berjalan aman dan terkendali,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Untuk mengantisipasi kondisi darurat, jalur buka-tutup tetap dilengkapi akses khusus bagi ambulans dan mobil pemadam kebakaran. Selain itu, area pekerjaan dipasang rambu lalu lintas, marka, lampu penerangan, serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Petugas pengatur lalu lintas juga akan disiagakan di sejumlah titik rawan guna mengatur arus kendaraan dan membantu pengguna jalan selama rekayasa berlangsung. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal agar informasi penutupan jalur dapat diketahui masyarakat lebih awal.
Hutama Karya mengimbau pengendara agar mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Pekerjaan overpass ini merupakan bagian dari pembangunan Tol Palembang–Betung Seksi 3 Mainroad, yang termasuk jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Ruas ini nantinya akan terhubung langsung dengan Tol Betung–Tempino–Jambi dan Tol Palembang–Indralaya.
Jika telah beroperasi penuh, Tol Palembang–Betung diproyeksikan memangkas waktu tempuh dari Palembang ke Betung dari sekitar dua jam menjadi 45 menit, sekaligus memperlancar arus logistik dan mengurai kemacetan di wilayah Palembang–Banyuasin.