Pencarian

BPBD Musi Rawas Utara Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir 16.156 Rumah

Sabtu, 09 Mei 2026 • 18:08:01 WIB
BPBD Musi Rawas Utara Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir 16.156 Rumah
Tim gabungan BPBD Musi Rawas Utara melakukan evakuasi warga terdampak banjir bandang.

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menetapkan langkah darurat menyusul meluasnya dampak banjir bandang yang merendam belasan ribu rumah penduduk. Berdasarkan data terbaru pada Sabtu (9/5), tercatat 16.156 kepala keluarga di wilayah tersebut kehilangan akses normal akibat luapan air yang dipicu hujan intensitas tinggi dalam dua hari terakhir.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Mathir, mengonfirmasi bahwa bencana ini telah merenggut satu korban jiwa. Korban merupakan seorang anak perempuan berusia tiga tahun atas nama Shanum Aqila Fitri. Selain korban jiwa, arus deras juga menghanyutkan empat rumah warga dan merusak tujuh unit hunian lainnya dengan tingkat kerusakan sedang hingga ringan.

Penanganan Darurat dan Evakuasi Korban di Lokasi Bencana

Merespons situasi yang kian kritis, otoritas setempat menginstruksikan pengerahan personel dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol-PP, serta unsur TNI dan Polri. Fokus utama tim saat ini adalah melakukan kaji cepat dan evakuasi warga yang terjebak di area dengan kedalaman air yang masih tinggi.

"Tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan evakuasi korban," ujar Mathir saat memberikan keterangan resmi di Palembang. Langkah ini dibarengi dengan pendirian dapur umum di titik-titik strategis guna menjamin ketersediaan logistik bagi puluhan ribu warga terdampak.

Hingga saat ini, petugas di lapangan masih terus melakukan pemantauan intensif dan pendataan awal terkait kerugian material. Pemerintah daerah memprioritaskan penyaluran bantuan medis melalui posko-posko kesehatan darurat untuk mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir di lingkungan pengungsian.

Dampak Kerusakan Infrastruktur Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Laporan teknis BPBD menunjukkan bahwa banjir kali ini melumpuhkan fasilitas publik secara masif. Sektor pendidikan menjadi salah satu yang paling terdampak dengan terendamnya 17 unit sekolah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Kondisi ini memaksa aktivitas belajar mengajar di wilayah terdampak berhenti total.

Fasilitas kesehatan primer juga mengalami kerusakan serupa. Sebanyak lima unit Puskesmas Pembantu (Pustu) dan dua unit Polindes dilaporkan terendam air, sehingga mengganggu layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Di sektor sarana ibadah, satu unit mushalla dilaporkan hanyut terbawa arus, sementara lima masjid lainnya masih tergenang.

Aksesibilitas antarwilayah pun terputus akibat rusaknya infrastruktur jembatan. Empat jembatan gantung yang berada di Desa Tanjung Beringin, Desa Terusan, Desa Sukamenang, dan Desa Noman dilaporkan putus total. Satu jembatan gantung lainnya di Desa Batu Gajah mengalami kerusakan sedang, yang praktis memutus urat nadi ekonomi warga setempat.

Pemetaan Wilayah Rawan dan Tren Penurunan Debit Air

Berdasarkan pantauan terkini di lapangan, kondisi debit air mulai menunjukkan tren penurunan di beberapa titik. Di Kecamatan Karang Jaya, air dilaporkan telah surut sepenuhnya, sementara di Kecamatan Rupit permukaan air mulai menurun secara bertahap. Meski demikian, BPBD tetap mengeluarkan peringatan waspada bagi wilayah di hilir sungai.

Dua wilayah, yakni Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir, saat ini masih dalam status siaga karena pemukiman di sana dilaporkan masih terendam. Karakteristik geografis kedua wilayah tersebut membuat air bertahan lebih lama dibandingkan kecamatan lainnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat anomali cuaca masih berpotensi membawa hujan dengan intensitas tinggi. Masyarakat diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke titik aman jika melihat kenaikan debit sungai yang signifikan secara mendadak.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks