Pencarian

Polda Sumsel Gandeng Pertamina EP Tata Kelola Sumur Minyak Warga, Targetkan Lifting Naik

Senin, 11 Mei 2026 • 15:23:52 WIB
Polda Sumsel Gandeng Pertamina EP Tata Kelola Sumur Minyak Warga, Targetkan Lifting Naik
Irjen Sandi menandatangani perjanjian tata kelola sumur minyak bersama Pertamina EP di Polda Sumsel.

PALEMBANG — Penandatanganan perjanjian berlangsung di Gedung Presisi Polda Sumsel, Senin (11/5/2026). Irjen Sandi menegaskan, tata kelola baru ini tidak hanya mengejar produksi, tetapi juga keselamatan jiwa dan kelestarian lingkungan.

"Komitmen utama dari tata kelola sumur minyak ini adalah memastikan tidak boleh lagi ada korban jiwa akibat insiden kecelakaan kerja, dan tidak boleh lagi ada pencemaran lingkungan. Ke depan, lingkungan yang terlanjur terdampak harus kita revitalisasi bersama," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Mengapa Polda Turun Langsung ke Sektor Hulu Migas?

Selama ini, aktivitas pengeboran dan penyulingan ilegal kerap memicu kebakaran, pencemaran tanah, hingga korban jiwa di Sumsel. Polda menilai pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi hukum lebih efektif daripada sekadar penindakan.

Irjen Sandi mendorong Pertamina EP menyerap hasil produksi masyarakat secara maksimal dengan standar kualitas dan harga beli yang transparan. "Kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara nyata," katanya.

Sanksi Tegas bagi Pelanggar Tata Kelola Baru

Meski mengedepankan pembinaan, Kapolda memberikan peringatan keras. "Bagi oknum yang masih berupaya menjalankan praktik penyulingan atau pengeboran di luar tata kelola yang disepakati ini, kami jajaran Polda Sumsel telah berkomitmen penuh untuk melakukan tindakan hukum yang tegas," tegas Irjen Sandi.

Penandatanganan ini turut disaksikan jajaran pimpinan sektor energi nasional. Hadir antara lain Pengawas Internal SKK Migas Irjen Ibnu Suhaendra, Direktur Pembinaan Hulu Migas KESDM Ariana Soemanto, serta Direktur 1 PT Pertamina EP Muhammad Arifin.

Sumsel Ditargetkan Jadi Percontohan Nasional

Dari internal Polda, kegiatan didampingi oleh Karo Ops, Dirintelkam, Dirreskrimsus, Dirpamobvit, Kabid Humas, hingga Kapolres Musi Banyuasin. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan menjadikan Sumsel model pengelolaan sumber daya alam yang tertib hukum dan berwawasan lingkungan.

"Melalui sinergi lintas sektoral ini, kita mengantisipasi berbagai potensi dinamika di lapangan. Harapan kita bersama sangat jelas: lifting minyak naik, kesejahteraan masyarakat bertambah, kelestarian lingkungan terjaga, dan situasi keamanan tetap kondusif," ujar Irjen Sandi.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks