PALEMBANG — PT Tirta Sriwijaya Maju (TSM) menyerahkan bantuan alat terapi dan sembako kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) Talang Kelapa pada Selasa (12/5/2026). Bantuan itu terdiri dari enam unit sepeda statis, dua unit trampolin, empat unit gym ball terapi, dan 31 paket sembako yang diperuntukkan bagi para guru.
Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menyebut bahwa bantuan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang harus terus diperluas dampaknya.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT TSM yang secara konsisten melaksanakan program TJSL sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Cik Ujang dalam sambutannya.
Alat Terapi untuk Menunjang Pembelajaran di SLB
Menurut Cik Ujang, alat-alat yang diserahkan memiliki fungsi spesifik dalam mendukung aktivitas terapi dan proses belajar mengajar di SLB. Sepeda statis dan trampolin, misalnya, dapat digunakan untuk melatih motorik kasar anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kami berharap fasilitas dan bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas terapi dan pembelajaran,” tambahnya.
Ia juga mendorong agar program TJSL yang dijalankan PT TSM terus berkembang dan tidak berhenti di satu titik. Menurutnya, kepedulian terhadap pendidikan inklusif harus menjadi gerakan kolektif, bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah.
Sinergi BUMD dan Pemprov untuk Pendidikan Inklusif
PT TSM merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Sumsel. Kegiatan di SLB Talang Kelapa ini menjadi salah satu bukti bahwa BUMD dapat berperan aktif dalam pembangunan sosial di tingkat tapak.
Cik Ujang menegaskan bahwa bantuan itu menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan sosial dan pendidikan di Sumsel.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tutup Wagub Cik Ujang.